SMK Perbankan dan SMK Ristek Bentuk Siswa Pelopor

KARAWANG, KarawangNews.com - Untuk membentuk pribadi unggul dan jadi panutan bagi siswa dan masyarakat, SMK Perbankan Indonesia dan SMK Ristek mengembleng siswanya di Resimen Para Pelopor 257. Agenda tersebut dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jumat (11/3/2016).

Dijelaskan Kepala SMK Perbankan Indonesia, Bambang Pranowo, Kamis (10/3/2016) siang, siswa yang akan mengikuti ini dibatasi sebanyak 9 siswa tiap sekolah, dari 8 sekolah yang bernaung dalam satu Yayasan Gema Cendikiawan Indonesia (YCGI).

Sebelumnya, tiap sekolah telah melakukan seleksi ketat siswa kelas 10 dan 11, tak hanya bagi yang berprestasi, tetapi mereka yang diangggap siap jadi pelopor sekolahnya untuk mengikuti Resimen Para Pelopor 257.

"Di sana, mereka tidak diberi bekal yang cukup, tanpa alat  komunikasi dan tanpa uang saku, tetapi harus bisa menyelesaikan misinya dengan segala keterbatasan," kata dia, di ruang kerjanya.

Diakuinya, ini penting untuk menanamkan nilai-nilai kepeloporan, sehingga melahirkan siswa yang memiliki keunggulan. Kegiatan ini pertama dilakukan berdasar pada hasil evaluasi kegiatan sebelumnya, sehingga Resimen Para Pelopor 257 perlu dilakukan sesuai tuntutan masa kini.

Dipaparkan Bambang, di Cibubur, siswa itu akan berjalan
sejauh 10-15 km, mereka harus bisa mencapai lokasi yang ditetapkan dengan usaha maksimal dan keterbatasan yang dimiliki, mereka tidak dibekali alat pendukung, tetapi hanya dibekali petunjuk awal.

"Selama perjalanan, siswa dituntut untuk membuat keputusan secara tepat dengan kelompoknya," kata dia.

Tak hanya sampai tujuan, siswa harus melakukan kebaikan selama mereka menempuh perjalanan itu, misalnya ketika ada kemacetan, mereka bisa membantu petugas mengurai kemacetan di jalan atau ketika melewati tempat ibadah dan waktu sholat, mereka tidak hanya sholat, tetapi membersihkan area masjid.

"Sesuai situasional selama perjalanan, siswa ini bisa membantu kesulitan orang lain yang ditemuinya," kata Bambang.

Sehingga, para siswa terpilih ini diuji kemampuannya agar beradaptasi dengan lingkungannya. Mereka tetap diberi arahan ketika mengalami situasi darurat, misal harus menghubungi polisi atau aparat setempat.

Diketahui, SMK Perbankan Indonesia dan SMK Ristek bernaung dalam satu Yayasan Gema Cendikiawan Indonesia, serta 6 SMK lainnya yang berada di Jakarta dan Yogjakarta. 8 sekolah ini bersama-sama membentuk siswa pelopor. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -