Polres Bagi-bagi Buku Penanganan Paham Radikal

KARAWANG, KarawangNews.com - Polres Karawang bersama pemerintah daerah dan Kementerian Agama Kabupaten Karawang meluncurkan Buku Pedoman Penanganan Paham Radikal, Selasa (15/3/2016) siang di Hotel Karawang Indah. Buku ini meluruskan soal dalil, jihad dan terorisme, sebab selama ini terorisme selalu dikaitkan dengan Islam.

Dijelaskan Kapolres Karawang, AKBP Andy Mochammad Dicky Pastika Gading, buku ini menjelaskan Islam bukan teroris, sebab paham radikalisme ini tidak melihat utuh dalil Al Quran, sebab Islam merupakan agama yang rahmat bagi seluruh alam.

"Buku ini meluruskan soal arti jihad, sebab terorisme selalu memojokan Islam pelakunya," kata Andy.

Terkait penangkapan terduga teroris di daerah Cikampek, Andy menjelaskan, jajarannya telah melakukan dua hal. Salah satunya pemetaan dan membuat zonasi penyebaran faham radikal di Karawang.

"Ada zona merah, kuning dan hijau. Zona merah jadi perhatian khusus karena paling berbahaya. Zona paling diawasi, karena dipastikan penganut faham radikal bermukim di sana," ujarnya.

Namun begitu, dia enggan menyebut nama lokasi yang masuk zona merah, ia hanya menjelaskan jika penetapan zonasi itu berdasarkan pantauan intel kepolisian.

"Sudah sejak lama dipantau, ada beberapa titik zona merah di Karawang," kata kapolres.

Dia menjelaskan, zona merah artinya, di wilayah itu ada pengikut paham radikal, kalau zona kuning artinya di wilayah itu terdapat simpatisannya. Misal di satu desa ada jamaah masjid yang ikut paham radikal, maka otomatis desa yang ada masjid itu akan ditandai zona kuning.

Selain itu, polisi juga mengatur khutbah Jumat di mesjid - mesjid. Khotib Jumat diwajibkan membacakan buku pedoman penanganan paham radikal ini.

"Buku itu akan disebar di 309 desa se-Kabupaten Karawang, rata-rata tiap desa akan dibagikan buku kepada empat sampai lima mesjid," ungkap dia.

Menanggapi hal itu, Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana mengungkapkan, selama ini terduga teroris yang diciduk Densus 88 di daerah Karawang diketahui bukan warga Karawang, mereka warga luar yang berdomisili di Karawang. Terkait hal ini, pihaknya akan melakukan pendataan warga dan opersi yustisi di Karawang. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -