Pengunduran Jadwal Musorkab Koni Diduga Ulah Oknum

KARAWANG, KarawangNews.com - terkait adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh KONI Karawang dengan dengan Nomor 25/KONI-KRW/II/2016, yang berisikan tentang pengunduran jadwal Musawarah Olahraha Kabupaten (Musorkab) Koni Karawang, yang disebabkan akan dilaksanakanya Pekan Olahraga Nasional (PON) dan merupakan perintah langsung daei koni jawa barat, diduga merupakan oknum koni yang ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk kepentingan pribadi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Pembinaan Prestasi Koni Kabupaten Karawang, Rahmat Gunadi.

Dikatakanya, bahwa dirinya sangat memprotes terkait adanya pengunduran musorkab Koni Karawang yang disebabkan adanya pelaksanaan PON. Pasalnya pelaksanaan PON dan Musorkab Koni Karawang tidak ada sangkut pautnya, semuanya dilaksanakan secara terpisah dengan kepanitian yang berbeda. Sehingga hal tersebut tidak akan mengganggu jalanya pelaksanaan PON dan yang lainya.

"Saya protes karena satu, tidak ada pengaruh yang signifikan, antara kepnguruasan Koni Karawang dan peaksanaan PON. Tapi kenapa pelaksanaan Musorkab Harus diundur sampai pelaksanaan PON selesai, ini jelas aneh," katanya, Selasa (15/3/2016).

Selain itu, sambungnya, kepengurusan KONI yang akan habis masa jabatanya sampai bulan Mei 2016 akan berpengaruh terhadap penggunaan anggaran dalam pelaksanaan PON atau apapun. Karena tidak ada legalitas yang jeulas atau cacat hukum. Jika hal tersebut terjadi maka kegiatan yang harus dilaksanakan oleh Koni Karawang akan tersendat atau terhalang oleh legalitas yang sah.

"Kalau penggunaan anggaran tidak bisa karena cacat hukum, bagaimana program kerja bisa berjalan. Makanya tidak ada lasan sedikitpun untuk mengundur pelaksanaan Musorkab Koni Karawang," paparnya.

Dikatakanya pula, bahwa sebelumnya pada rapat tahunan Koni Karawang sudah ditetapkan bahwa pelaksanaan Musorkab itu akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan PON atau tepat pada waktunya yaitu saat masa jabatanya selesai. Jika amanah tersebut harus dilanggar dan tidak di indahkan, maka buat apa para pengurus koni harus mengadakan rapat tahunan yang akhirnya hanya sabatas formalitas saja.

"Ini amanah rapat tahunan yang sudah kita laksanakan dan hal tersebut sudah diberitahukan kepada koni jabar. Namun entah kenapa tiba tiba koni jabar juga yang mengintrukiskan bahwa pelaksanaan musorkab Koni Karawang harus diundur," katanya.

Masih disampaiknya, bahwa pengunduran Musorkab Koni Karawang itu juga berlaku untuk kota dan kabupaten lainya, yang juga secara serentak melaksanakan Musorkab. Atau hanya berlaku untuk Kabupaten Karawang saja. Jika memang hanya kabupaten Karawang saja yang harus diundur pelaksanaan Musorkabnya, pihaknya merasa yakin bahwa hal tersebut merupakan ulah oknum Koni yang tidak bertanggung jawab.

"Ada indikasi oknum pengurus koni karawang yang bermain dalam urusan surat edaran ini dan alam waktu yang dekat saya dan kawan-kawan lainya akan segera menemui koni jabar untuk meminta penjeulasan dan alasan yang ril tentang pengunduran musorkab Koni Karawang," pungkasnya. (her)

Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -