Hakim Vonis Penjara 1 PNS Karawang dan 3 Rekanan

KARAWANG, KarawangNews.com - Dugaan korupsi di tubuh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Karawang sudah sampai vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung. Kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Karawang Titin Herawati.

"Dalam sidang memutuskan empat terdakwa yang terlibat kasus dugaan korupsi turap di pelelangan ikan (TPI) di Karawang, yaitu S (PPK proyek turap TPI-seorang pajabat pemkab,red) di vonis 1 tahun, dengan denda Rp50 juta.

Selanjutnya, rekanan yang diduga pula melakukan korupsi FRS CV Perdana Intan. Dirinya divonis 1 tahun 3 bulan. Sedangkan rekanan atas nama ES di vonis 2 tahun 6 bulan, denda Rp100 juta dan rekanan AN  vonis 1 tahun serta denda Rp50 juta," jelas Titin Herawati,

Menjawab pertanyaan, Titin merinci jika putusan pengadilan itu sudah inkrah.

"Pengadilan sudah memvonis masing-masing terdakwa kasus dugaan korupsi turap tempat pelelangan ikan tersebut, tapi terdakwa belum di eksekusi karena jaksa penuntut umum (JPI) belum menerima putusan atau vonis. Setelah menerima surat vonis kita langsung eksekusi," kata Titin lagi.

Disinggung apakah pihaknya akan melakukan percepatan eksekusi, Titin menegaskan, kalau ada surat vonis atau sudah diterima akan disegerakan, terdakwa juga tidak melakukan banding.

Seperti diketahui,  kasus dugaan tindak pidana korupsi DKP ini menjalani proses pengadilan lebih empat kali sidang. kejaksaan sendiri sudah menaikan prosesnya ke pengadilan sejak Okotober 2015.  Saat itu status tersangka tiga orang kontraktor dan seorang PNS.

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan ke kejaksaan. Setelah ditelusuri, Kejari Karawang menemukan dugaan korupsi di sejumlah kegiatan proyek fisik dan pengadaan, serta berpotensi merugikan negara hingga Rp 350 juta.

Diketahui, selama tahun anggaran 2012-2013 Dinas Kelautan dan Perikanan Karawang mengelola berbagai jenis kegiatan proyek pengadaan. Di antaranya ialah pengadaan jaring rajungan, pengadaan mesin pelet, pengadaan induk ikan, pengadaan jaring rampus, serta pengadaan jaring milenium.

Selain itu terdapat proyek fisik yaitu pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Ciparage dan Pasirputih, TPI Pakisjaya, tambat labuh kapal nelayan di sejumlah daerah pesisir utara Karawang.

Dari berbagai macam proyek tersebut, baru dua proyek yang dianggap bermasalah, yaitu revitalisasi turap di TPI Mekarjati, Kecamatan Cilebar, dan TPI Prahubosok di Kecamatan Cilamaya Wetan. (mik)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -