Karangligar Kembali Kebanjiran Akibat Luapan Cibeet

KARAWANG, KarawangNews.com - Sekitar 53 rumah di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat kebanjiran akibat luapan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum, Rabu (3/2/2016), air mulai menggenangi rumah penduduk sekitar pukul 06.00 WIB dengan ketinggian sekitar selutut orang dewasa.

Namun begitu, 53 rumah yang dihuni 64 Kepala Keluarga (KK) ini tidak mengungsi, mereka memilih bertahan di rumahnya, berharap banjir segera surut. Sejumlah warga mengaku trauma terjadi banjir besar yang sering melanda kampung ini setiap tahun.

Akibat banjir ini, aktivitas warga jadi lumpuh, mereka tidak bisa ke sawah dan ladang, sebab puluhan hektar sawah yang baru tanam pun tak luput dari banjir.

Warga setempat, Uun (46) mengatakan, awalnya hanya beberapa rumah yang kena banjir, tetapi semakin siang air terus meninggi, sehingga jumlah rumah yang kebanjiran bertambah banyak.

"Airnya datang tiba-tiba, semua barang di dalam rumah banyak yang tidak sempat diamankan," ucapnya, sambil menunjuk kursi dan dipan yang digenangi air keruh luapan sungai itu.

Diketahui, desa ini rutin langganan banjir tahunan, terakhir banjir terjadi pada musim hujan tahun 2014. Sebelumnya pun, banjir di desa ini terus terjadi setiap tahun. Banjir di desa ini tak melulu setelah di guyur hujan, melainkan sering kena banjir akibat hujan deras di beberapa daerah termasuk Bogor dan Bandung yang mengalir melalui Sungai Cibeet. (had/spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -