Gubernur Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karawang

BANDUNG, KarawangNews.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik bupati dan wakil bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana - H. Ahmad Zamakhsyari S,Ag, periode 2016-2021 hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak se-Indonesia pada 9 Desember 2015 lalu. Pelantikan berlangsung di GedungMerdeka Jln. Asia Afrika, Bandung, Rabu (17/2/2016) siang.

Pada kesempatan tersebut, gubernur juga secara bersamaan melantik lima kepala daerah terpilih lainnya, yaitu Dadang Naser - Gun Gun Gunawan, Kabupaten Bandung, kemudian Marwan Hamami - Adjo Sardjono, Kabupaten Sukabumi, Idris Abdul Somad - Pradi Supriyatna, Kota Depok. Juga Anna Sophanah - Supendi, Kabupaten Indramayu dan Jeje Wiradinata - Adang Hadari, Kabupaten Pangandaran.

Khusus untuk Kabupaten Cianjur dan Tasikmalaya, pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih dua kabupaten itu akan dilaksanakan pada gelombang berikutnya, sesuai ketetapan Menteri Dalam Negeri.

Sedangkan, pelantikan bupati dan wakil bupati Karawang berdasarkan Surat Keputusan Mendagri No. 131.32 - 415 Tahun 2016, tentang pengangkatan dr. Cellica Nurrachadiana sebagai bupati Karawang, tanggal 10 Februari 2016, serta Surat Keputusan Mendagri No. 131.32 - 416 Tahun 2016, tentang pengangkatan H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag sebagai  wakil bupati Karawang, tanggal 10 Februari 2016.

"Usai pelantikan ini, saya meminta kepada kepala daerah dan wakilnya yang baru dilantik agar langsung bekerja dan mewujudkan janji-janji kampanyenya, serta melaksanakan kewajiban sebagai kepala daerah," jelasnya.

Selain itu, gubernur juga berpesan agar dalam penyusunan RPJMD senantiasa memperhatikan konsep 'Smart Planning', yaitu perencanaan pembangunan yang jelas, terukur, menantang, realistis dan terpola waktu pencapaiannya. (rls)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -