H. Sopian Siap Terapkan Revolusi Mental di Kemenag

KARAWANG, KarawangNews.com - Sejumlah guru dan pengurus madrasah di Kabupaten Karawang mengharapkan perubahan besar di lembaga pendidikan madrasah, terlebih setelah dikukuhkannya pejabat baru Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, H. Sopian.

Seperti diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Awaliyah (FKDT) Kecamatan Jayakerta, Junaedi didampingi Ketua FKDT Kutawaluya, Jahuri, mereka berharap perubahan yang signifikan bagi lembaga DTA, TPQ dan pondok pesantren yang ada Karawang.

"Kami melihat 'track record' H. Sopian sejak dia menjabat Kasi Pontren di Kemenag telah banyak melakukan perbaikan, dia telah menggolkan Perda DTA, kemudian dia pun telah memperhatikan guru Madrasah Aliyah (MA), apalagi dijabatan barunya saat ini, kami berharap perubahan besar bagi madrasah se-kabupaten," jelasnya, usai rapat FKDT bersama H. Sopian di Kantor Kemenag Karawang, Kamis (14/1/2016) siang.

Diakui Junaedi, program kepala Kantor Kemenag searah dengan tujuan semua guru dan pengurus madrasah, yaitu akan menjadikan Karawang sebagai kota santri, 'Kemenag Kuat, Karawang Hebat,'.

"Kini kami tidak ada keluhan soal madrasah, karena sebelumnya dia sudah memperhatikan DTA, kecuali TPQ yang kini belum merasakan bantuan," ucapnya.

Di tempat terpisah, Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Karawang, H. Tahrim, SPdi, MM, mengungkapkan, secara keseluruhan madrasah di Kabupaten Karawang mengalami peningkatan, setiap tahun jumlah MI selalu bertambah dan hingga kini jumlah keseluruhan tercatat sebanyak 137 MI.

"Dilihat dari jumlah kenaikan siswa, berarti ada kepercayaan masyarakat kepada madrasah, karena dulu kita punya selogan dari H. Sopian, 'Madrasah Kuat, Karawang Hebat, ini bisa dibuktikan saat ini madrasah sering kelebihan siswa," paparnya.

Sementara itu, Bendahara KKMI, Ujang Manan menyatakan, secara kelembagaan madrasah di Karawang mengalami perkembangan yang signifikan, tetapi dibalik itu semua KKMI sendiri belum memiliki kantor sekretariat tetap, sehingga selama ini statusnya masih 'ngontrak' di komplek SMK Ibnu Sina, Jalan Veterang, Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat.

"Administrasi kita lengkap, tetapi kita belum punya sekretariat tetap, ini target kita untuk jangka menengah. Selama 4 tahun ini kita sudah pindah 4 kali," kata dia.

Menanggapi hal itu, H. Sopian menuturkan, pengalamannya di madrasah membuatnya jadi tahu kegiatan madrasah. Untuk itu, pengurus KKMI harus bisa bekerja lebih giat memajukan lembaga madrasah. Di jabatannya ini, dengan tegas dia menyatakan, akan melakukan revolusi mental, Kemenag dan masyarakat akan bersinergis berupaya menciptakan lembaga madrasah menjadi lebih baik, eksis, maju dan berwibawa.

"Ada nilai budaya yang selalu saya terapkan, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi,  tanggungjawab dan keteladanan. Artinya komitmen hati dan pikiran bersatu untuk lebih baik, mampu pengembangan dan bisa jadi teladan, tidak hanya menyuruh anak buah, tetapi bisa melakukan pekerjaan itu lebih baik. Saya hanya ingin menjadikan Karawang kota santri," jelasnya.

Diketahui, H. Sopian pernah menjadi pengurus KKMI dan ketua KKMI pada tahun 2001-2011, kemudian menjabat Kasi Pontren Kemenag Karawang tahun 2011-2013 dan Kasi Mapeda Kemenang tahun 2013-2015, kemudian saat ini menjabat Kepala Kantor Kemenag Karawang. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -