Tahun 2015, PT Pupuk Kujang Produksi Urea 950.272 Ton

KARAWANG, KarawangNews.com - PT Pupuk Kujang melakukan pengantongan pupuk akhir tahun 2015 di Pabrik NPK Granular II, Cikampek, Rabu (30/12/2015) malam. Pencapaian pupuk urea sebesar 950.272 ton, produksi amoniak mencapai 604.294 ton, pupuk NPK mencapai 107.243 ton dan pupuk organik terealisasi 44.393 ton.

Pengantongan akhir tahun ini dihadiri Direktur PT Pupuk Indonesia (Persero), Aas Asikin Idat, Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Bambang Tjahjono, Komisaris Utama PT Pupuk Kujang, Hari Priyo, serta jajaran dan dewan komisaris PT Pupuk Indonesia dan PT Pupuk Kujang.

Dijelaskan Bambang Tjahjono, Pupuk Kujang telah melewati tahun 2015 dengan berbagai prestasi. PT Pupuk Kujang berhasil meraih penghargaan, seperti PROPER Kategori Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup, penghargaan Industri Hijau Level 5 dari Kemenperin, Bendera Emas K3 dari Kemenaker, juga meraih peringkat emas pada SNI Award 2015, serta Internasional Green Award (IGA) dan 'runner up sustainability reporting award' dari NCSR.

Selain itu, dari hasil survey kepuasan lingkungan, PT Pupuk Kujang mencapai skor 92,42 dengan katagori sangat puas, serta tingkat kesehatan perusahaan dengan nilai AAA dan skor 95,75, juga peningkatan skor GCG sebesar 90,5 dengan nilai sangat baik, dibanding tahun sebelumnya sebesar 0,14.

Dari jumlah produksi PT Pupuk Kujang dan penyerapan pupuk oleh petani untuk tanam pangan di tahun 2015, tercatat penyaluran urea di sektor pangan sebesar 505.886 ton dan penyaluran organik sebesar 46.001 ton.

"Untuk penyaluran NPK bersubsidi di Jawa Barat, Pupuk Kujang bersama Petrokimia Gresik telah menyalurkan sebesar 299.133 ton," kata Bambang.

Selama 3 tahun terakhir ini, PT Pupuk Kujang telah mengembangkan dan memasarkan berbagai produk inovasi pupuk bio organik, benih hibrida, serta insektisida. Menurut Bambang, produk-produk inovasi ini merupakan disersifikasi PT Pupuk Kujang, bahkan penjualan produk retail Pupuk Kujang seperti Nitrea, KCL, Jeranti, Benih Hortus Cabe, Benih Hortus Tomat, Pupuk Hayati Bion Up, Mixtro dan benih padi Pareku menunjukan tren yang meningkat dari tahun sebelumnya.

Menghadapi musim tanam di awal tahun 2016 ini, PT Pupuk Kujang telah mendorong penyediaan stok pupuk di gudang lini, guna memenuhi kebutuhan para petani. Jumlah stok pupuk urea di gudang lini II dan gudang-gudang lini III sebanyak 104.000 ton, pupuk NPK sebanyak 16.700 ton dan pupuk organik sebesar 6.500 ton.
Menurutnya, jumlah stok pupuk ini sangat mencukupi untuk dua bulan ke depan, ditambah dengan produksi harian pabrik sebesar 3.000 ton per hari. Selain penyediaan stok pupuk, Pupuk Kujang juga telah melakukan langkah-langkah lain untuk memastikan pupuk tersebut bisa sampai ke tangan para petani.

Kata Bambang, pihaknya rutin melaksanakan rapat Tim Pemasaran Bersama (TPB) tiap bulan bersama Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, juga dengan para distributor di setiap kabupaten di Jawa Barat untuk membahas permasalahan yang terjadi di lapangan. Pihaknya juga mengaktifkan pemantauan laporan barian kios resmi untuk kemudian direkap dan kantor pusat PT Pupuk Kujang di Cikampek dan ini dijadikan laporan resmi tentang penyaluran pupuk.

"Kami juga mendorong para petani, kios resmi dan para distributor untuk menyampaikan segala aspirasi, saran dan kritik kepada kami melalui layanan telepon bebas pulsa di nomor 08001003001," kata Bambang.

Sementara itu, Aas Asikin Idat menyatakan, dengan pencapaian PT Pupuk Kujang selama ini berarti Pupuk Kujang harus eksis dan lebih besar, jangan sampai Pupuk Kujang menjadi museum di kemudian hari. Dia menegaskan, semua perusahaan dibawah naungan PT Pupuk Indonesia harus mampu mengisi pasar, jangan tersaingi oleh produk dari luar negeri. (rls/spn)









Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -