Saan Bentengi Pendukungnya Dari Serangan Fajar

KARAWANG, KarawangNews.com - Saan Mustopa mengaku tidak gentar dengan prediksi Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran. Senin, 30 November 2015 lalu, tim peneliti ini mengeluarkan hasil survey ihwal calon inkumben bisa kembali terpilih dalam pemilihan kepala daerah serentak pada 9 Desember 2015.

"Itu kan hanya diagnosa hari ini. Walaupun inkumben memiliki semuanya, mulai dari mobilisasi birokrasi sampai dana yang paling besar," ujar Saan, Selasa (1/12/2015).

Saan mengaku memiliki cara tersendiri untuk menjegal calon inkumben yang menjadi lawan politiknya. Ia mengatakan akan mengamankan pendukungnya dari tradisi 'serangan fajar' yang biasa terjadi saat pemilu di Karawang.

"Calon yang memiliki dana besar tentu paling berpeluang melakukan serangan fajar. Preverensi pilihan sebagian masyarakat Karawang masih ditentukan oleh hal semacam itu," ungkap Saan.

Untuk menghadapi ancaman itu, setiap Saan berkampanye di suatu tempat, ia mengaku selalu memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Ia berharap pendukungnya jangan sampai menunggu serangan fajar. Ia memandang serangan fajar bukan manfaat dari Pilkada.

"Jangan sampai masyarakat hanya berharap uang cendol, walaupun itu realita yang tidak bisa dihindari," ucap dia.

Saan mengaku optimis dapat memenangkan Pilkada Karawang 2015. Ia mengatakan mendapat dukungan dari dua orang kuat di Karawang.

"Saya semakin optimis, karena didukung oleh dua mantan bupati Karawang yaitu Dadang S Muchtar dan Ade Swara," ujar Saan.

Ditemui di tempat yang sama, Dadang S Muchtar mengatakan siap mengerahkan pendukung fanatiknya untuk memilih Saan Mustopa.

"Saya masih memiliki jaringan-jaringan pendukung di seluruh pelosok Karawang, semua akan saya arahkan untuk memilih Saan," ujar pria yang akrab disapa DSM ini.

Anggota Komisi II DPR RI ini juga mengatakan bahwa Saan juga mendapat dukungan dari Ade Swara, Bupati Karawang non aktif.

"Saya dan Ade Swara masih memiliki basis pendukung di Karawang. Bisa cek sendiri ke daerah-daerah," kata dia.

DSM berani menjamin, pendukung fanatiknya tidak akan menjual kesetiaan mereka dengan duit cendol yang kemungkinan besar disebar oleh calon dengan dana paling besar di Karawang yakni calon inkumben, Cellica Nurrachadiana. 

"Saya tahu kekayaannya (Cellica, red) karena saya sudah pernah mau berpasangan dengan Cellica tahun 2010 lalu," akunya. (fit)

Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -