Jhonson Panjaitan Bantu Advokasi Warga 3 Desa

KARAWANG, KarawangNews.com - Sengketa lahan 350 hektare antara masyarakat 3 desa di Telukjambe dengan PT SAMP dinilai banyak pelanggaran hak asasi manusia didalamnya. Untuk melawan anak perusahaan Agung Podomoro Land (APL) itu, Pengacara ternama Jhonson Panjaitan ikut turun mendampingi masyarakat untuk mendapatkan hak-haknya.   

Jhonson datang menemui ratusan warga yang memiliki lahan sengketa tersebut, Rabu (30/12/2015) siang, dia didampingi oleh para pengacara lainnya seperti Yono Kurniawan dan kawan-kawan.

Kepada ratusan warga, pengacara yang membela dan memenangkan masyarakat Rawagede di Pengadilan Belanda tersebut meyakinkan, kasus tersebut akan segera ditangani. Adapun langkah awal yang dilakukannya adalah melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian dan APL agar tidak ada tindakan premanisme kepada masyarakat seperti yang selama ini terjadi.

"Kita akan datang ke kepolisian bicara bahwa saya adalah kuasa hukum masyarakat 3 desa. Jadi nanti kalau ada apa-apa nggak perlu turun-turun nakut-nakutin, kita berkomunikasi dengan baik," ujarnya.

Ditegaskannya, dia akan bicara dengan Agung Podomoro,  bahwa dia adalah pengacara resmi warga. Sehingga, cara-cara preman, cara-cara menggunakan aparat jangan diteruskan kalau dia ingin menyelesaikan sengketa ini dengan baik-baik.   

Jhonson akan bekerja sama dengan tim yang sejak awal mengawal kasus ini untuk membantu masyarakat mendapatkan haknya. Usaha-usaha yang dilakukannya antara lain dengan membuka komunikasi langsung dengan Pemkab Karawang agar masyarakat tidak terlunta-lunta.

"Pemerintah hadir untuk ngurusin masyarakat, bukan jadi tukang pukul atau pembela cukong, karena masyarakat sudah dari puluhan mendiami lahannya, tiba-tiba ada orang asing menguasai tanah kita," ungkap Penasehat Indonesia Polisi Watch ini. (rls)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -