Miing Punya Konsep Penunjang Pertanian

KARAWANG, KarawangNews.com - Gagasan briliant nampaknya selalu menghampiri TB Dedy S Gumelar.  Sosok kandidat wakil bupati Karawang yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang tersebut kali ini berpandangan bahwa Kabupaten Karawang yang dikenal memiliki hamparan pertanian dengan jenis padi merupakan keuntungan bagi masyarakat yang dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Ditemui saat melakukan kunjungan ke rumah produksi jamur di Kecamatan Lemah Abang, Rabu (30/9/2015), sosok yang beken dengan nama Miing "Bagito" tersebut menjelaskan, Kabupaten Karawang mesti memanfaatkan segala hasil pertanian padi untuk kebutuhan perekonomian masyarakat. Sehingga dengan demikian sisa-sisa pertanian tidak menjadi sampah semata.

"Bayangkan berapa besar lahan industri kreatif masyarakat yang bisa dibangun jika pemerintah dapat cerdas memanfaatkan hasil dan sisa produksi pertanian,"katanya.

Menurutnya, jerami sisa panen padi dapat dimanfaatkan untuk media industri jamur, sehingga jutaan ton jerami setiap kali proses panen raya di Kabupaten Karawang juga dapat membuka peluang ribuan pengangguran dalam mendapatkan pekerjaan.

"Selain nantinya akan menyerap tenaga kerja, meningkatkan tarap hidup ekonomi masyarakat, dan nanti juga Karawang bisa dikenal sebagai kota jamur, maka ini harus diseriusi," katanya.

Selanjutnya menurut Miing, masyarakat juga akan dapat membentuk proses industri berkelanjutan, dimana sisa-sisa produksi jamur bisa kembali dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik. Dimana pupuk tersebut dapat kembali lagi untuk menunjang pertanian di Kabupaten Karawang.

"Matarantainya harus berjalan maksimal, jangan sedikitpun terbuang sia-sia, akan tetapi mesti betul-betul memiliki daya jual, sehingga ada nilai ekonomis yang didapatkan oleh masyarakat," jelasnya.

Sebagai penunjang konsep yang digagasnya, Miing beranggapan mesti dibentunya sekolah teknik pertanian yang berkualitas tinggi dan terintegrasi langsung dengan pemerintah. Dimana semua fasilitas penunjang dan pembiayaan dilakukan oleh pemerintah.

"Putra asli daerah kita sekolahkan, kita karantinakan, mereka ditutuntut belajar serius, setelah sekolah dikuliahkan sampai mereka jadi ilmuan," jelasnya.

Miing berharap, konsepnya tersebut dapat dijalankan saat menduduki kursi Karawang 2, sehingga Karawang yang dikenal lumbung padi akan tetap dikenal bukan hanya karena lahannya yang luas akan tetapi kecerdasan pemerintah dalam memanfaatkan pertanian tersebut.

"Perekonomian kita ambil dari pertanian, sisi kebudayaan juga pertanian, bukan hanya penghasil padi terbanyak, tapi padi dengan kualitas paling tinggi, dan terpenting kita juga akan menjadi pencetak generasi ahli pertanian yang fokus dalam pertanian," ungkapnya. (mus)








Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -