Dipecat DPD Partai Golkar, Enan Supriatna Protes

Enan Supriatna memperlihatkan surat pemecatan dari DPD Golkar Karawang.
KARAWANG, KarawangNews.com - Bendahara DPD Partai Golkar Karawang, H. Enan Supriatna, SH, memprotes pemecatan dirinya dari jabatan di partai politik berlambang pohon beringin ini. Dia menganggap pemecatan ini tidak sah, karena melanggar AD-ART partainya.

Pengusaha yang sudah 5 tahun jadi pengurus DPD Partai Golkar Karawang ini mengaku kaget ketika menerima surat pemberhentian sebagai pengurus partai. Dalam surat itu dia disebut-sebut terang-terangan dan terbuka menolak kebijakan partai dengan mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh partai lain.

Dalam surat itu tertulis, berdasar hasil rapat pleno serta penetapan dan pengesahan DPP Partai Golkar, telah menetapkan dan mengesahkan Saan Mustopa sebagai calon bupati dan Iman Sukmantri sebagai calon wakil bupati Karawang yang diusung Partai Golkar.

Dalam surat itu juga tertulis, dalam rangka penegakan disiplin organisasi, partai dianggap perlu menjatuhkan sanksi organisasi kepada Enan Supriatna yang telah melanggar disiplin organisasi, karena telah mendukung pasangan calon bupati yang bukan diusung Partai Golkar.

Sehingga, partai memutuskan, Enan Supriatna diberhentikan sebagai pengurus DPD Partai Golkar Karawang, surat itu mulai berlaku sejak tanggal 15 Oktober 2015 dan ditandatangani Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Drs. H. Dadang S. Muchtar dan sekretarisnya Timi Nurjaman, SH.

"Saya sudah mengajukan protes ke DPP, untuk ditinjau ulang," kata Enan, kepada wartawan di kediamannya, Adiarsa, Jumat (30/10/2015) siang.

Dia berharap, DPP bersikap lebih bijak dalam melihat permasalahan ini dan meminta pemecatan tersebut dibatalkan. Diakuinya, pemecatan tersebut bentuk kesewenangan Ketua DPD Partai Golkar Karawang. Dia melihat, pemecatan tersebut sarat akan muatan politis menjelang Musyawarah Daerah (Musda).

"Ini jelas kesewenang-wenangan, sebab dalam AD-ART organisasi, yang berhak memberhentikan kepengurusan dan keanggotaan adalan DPD tingkat 1, itu pun ada tahapan mekanismenya yang harus ditempuh," tandasnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -