Miing Ziarah ke Makam Mertuanya di Taman Makan Pahlawan

KARAWANG, KarawangNews.com - Calon Wakil Bupati Karawang, Dedi Gumelar atau yang akrab disapa Miing bersama keluarga besar istrinya melakukan ziarah di makam mertuanya di Taman Makam Pahlawan Pancawati Klari, Rabu (12/8/2015). Hal itu dilakukan karena saat momentum lebaran belum sempat dilakukan.

“Saat lebaran baru kali ini bisa kumpul bersama keluarga, makanya kita sekalian ziarah kubur ke bapak mertua,” ungkapnya.

Dijelaskan dia, ziarah ke makam mertuanya yang telah beberapa kali dilakukannya secara tidak langsung menepis anggapan berbagai pihak yang menganggapnya tidak punya hubungan dengan Karawang.

“Saya tidak reaktif menanggapi lontaran kalau saya “orang asing” di Karawang. Semuanya saja biar menilai sendiri. Istri saya itu orang Karawang dan kebetulan kakak ipar saya (Yati Mulyati, red) juga Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Karawang,” terangnya.

Dirinya menilai, adanya anggapan yang dialamatkan kepada dirinya terkait “ras” dalam pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Karawang ini, pola pikirnya tertinggal.

“Kalau masih ada yang mempermasalahkan hal rasis, saya kira itu bentuk ketertinggalan  mereka. Masyarakat Karawang saya kira tidak seperti itu. Mereka sudah terbuka dan egaliter,”ujar Miing disela-sela halal-bihalal sebelum ziarah ke TMP.

Terlebih, kata dia, pilkada merupakan media kompetensi yang demokratis. Sehingga, bagi siapapun warga negara Indonesia, kata dia diberi hak untuk melakukan pengabdian.
Dalam konteks hukum, setiap warga negara, sambungnya diberi hak untuk menduduki jabatan di pemerinthana.

“Apalagi dalam perspektif  agama, menilai orang baik  atau tidak, bukan dengan dia orang asli daerah atau bukan. Melainkan yang bisa memberikan manfaat. Bahkan dalam prospektif hukum dan HAM, setiap orang berhak memilih, dipilih dan duduk dipemerintahan. Dan menurut saya itu bukan masalah, selama masih dalam bingkai NKRI,” terang
Miing seraya mengutip arti sebuah hadits “sebaik-baik manusia itu yang bermanfaat bagi sesama".

Politisi PDI Perjuangan yang pernah menduduki kursi senayan itu menegaskan Politisi yang juga mantan pelawak itu, mengakui jika dirinya bukan asli Karawang.

“Saya memang orang Banten yang sejak kecil di Jakarta. Tetapi isteri saya asli Karawang. Jadi, tidak benar jika ada pihak yang mengatakan saya sama sekali tidak ada kaitannya dengan Kota Pangkal perjuangan ini,” ungkap pasangan bakal calon bupati (bacabup) H Akhmad Marjuki (HAM) ini.

Ditambahkan dia, persoalan tempat lahir manusia bukan merupakan pilihan dari manusia itu sendiri. Sehingga, hal itu tidak perlu untuk dipersoalkan.

“Ahok juga tidak pernah bisa meminta untuk lahir tidak jadi warga keturunan,” imbuh komedian yang tenar dengan grup Bagito ini.

Namun demikian, sekali lagi Miing menegaskan acara yang dilakukannya tersebut tidak dalam konteks sedang bereaksi atas anggapan tersebut.

“Hanya saja, sebagai calon, saya kira perlu memperkenalkan keluarga saya, karena bagaimanapun pemimpin itu harus dilihat keluarganya sakinah atau tidak. Kalau suami harus  ada isterinya,”ujar Miing seolah menyentil Cellica Nurrachadiana, salah satu cabup petahana.

Hal tak jauh beda diungkapkan Yati Mulyati, kakak ipar Miing yang juga Ketua Dewan Kesenian (DKK) Karawang. “Kami ini keluarga besar, anak dari Kolonel TNI (Anumerta) Sobari Surajaya, yang pernah menjabat Kasdim Karawang,” terangnya.

Dikatakan Yati, kiprah orang tuanya di politik pun cukup tercatat sebagai sejarah di Karawang. Pasalnya, sobari Surajay merupakan Ketua Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golongan Karya (Golkar) Karawang yang pertama.

“Orang tua kami juga turut membesarkan Partai Golkar,” terangnya.

Selepas melakukan ziarah, Miing mengaku terus melakukan silaturrahmi kepada warga Karawang. dikatakannya, malam harinya, dirinya bersama seniman Karawang berkumpul bersama di Saung Beureum, Rengasdengklok yang dipimpin oleh Herman Al Fauzan, sebagai sesepuh seniman Karawang. (mus)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -