Spekulasi Publik Muncul Menunggu Kepastian DPP Partai Demokrat

ISU POLITIK pra tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Karawang 2015 semakin hari semakin memanas, sekaligus membuat bingung publik pada umumnya, dimana berbagai macam Alat Peraga Kampanye (APK) para bakal calon bupati maupun wakil bupati mulai bertebaran di setap sudut perkotaan sampai perkampungan di Karawang, entah itu figur dari unsur Partai Politik (Parpol) maupun independent/non Parpol, hal demikian berbeda dengan kondisi pada tahun 2005 dan 2010 lalu.

Opini
Oleh: Andri Kurniawan
Pemerhati Politik

Kamis (11/6/2015).

Pada tahun 2005 dan 2010 yang lalu tidak sebanyak seperti tahun 2015 ini, figur bermunculan dengan menunjukan diri untuk mencalonkan sebagai bupati dan wakil bupati Karawang. Terus terang, secara pribadi saya anggap hal ini unik, selain persaingan antar kader partai untuk dapat lolos menjadi calon, kali ini persaingan internal antar kader partai di tubuh partai politik pun sama sengitnya.

Kita lihat contoh seperti Partai Gerindra dan Partai Demokrat, dua Parpol pemenang ke 3 dan ke 4 di Karawang pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2014 lalu ini terlihat berkompetisi antar kader partai secara internal untuk mendapatkan rekomendasi sebagai calon bupati. Bahkan khusus untuk Partai Gerindra, lebih dari dua kader yang ikut berkompetisi di internal partainya.

Yang lebih unik sekaligus membingungkan publik adalah Partai Demokrat. Pasalnya, ada dua kader partai yang sama-sama mempunyai potensi di Karawang dan sama-sama menyatakan diri akan maju dalam kompetisi politik lima tahunan ini, yaitu Plt. Bupati Karawang dr. Cellica Nurrchadiana dan anggota DPR RI Saan Mustopa.

Secara figur dan elektabilitas, keduanya sama-sama kuat, sehingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat sampai sekarang ini belum memastikan akan memberikan rekom kepada siapa. Bahkan terkait persoalan ini, berdampak pada penarikan dukungan koalisi beberapa partai politik yang sebelumnya sudah mendeklarasikan dukungan untuk berkoalisi dengan Cellica yang saat ini menjabat sebagai Plt. Bupati Karawang.

Terkait rasa penasaran tersebut, tidak hanya dari kalangan politisi yang mempunyai rasa penasaran kemana rekomendasi DPP Partai Demokrat akan jatuh, melainkan masyarakat secara umum pun mempunyai rasa penasaran yang begitu tinggi. Sehinggi, muncul spekulasi tertentu dengan berbagai macam pertimbangan publik.

Ketika menilai figur Cellica Nurrachadiana, beliau sekarang ini merupakan figur incumbent dan menduduki jabatan Plt Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Karawang, sehingga tidak sedikit yang berspekulasi, sekaligus meyakini bahwa rekomendasi DPP Partai Demokrat akan jatuh kepada Cellica Nurrachadiana.

Di satu sisi tidak sedikit juga yang berspekulasi dan meyakini bahwa rekomendasi DPP Partai Demokrat akan jatuh kepada Saan Mustopa, dengan pertimbangan untuk sekarang ini Saan Mustopa masih menduduki jabatan strategis di DPP Partai Demokrat, yakni sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen).

Kaca mata politik saya secara pribadi menyikapi, belum pastinya rekomendasi DPP Partai Demokrat akan jatuh kepada figur mana. Saya mempunyai pandangan dan keyakinan bahwa DPP Partai Demokrat sedang melakukan survei elektabilitas dan lainnya sampai dengan waktu yang belum bisa kita tentukan, yang jelas sampai deadline tahapan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karawang. Namun saran saya, agar DPP Partai Demokrat secepatnya menentukan kepastian, agar publik mendapat jawaban yang pasti. (*)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -