Perusahaan Optik Fiber Dunia Resmi Dibangun di Surya Cipta

KARAWANG, KarawangNews.com - PT Yangtze Optical Fiber Indonesia (YOFI) resmi akan didirikan di tanah seluas 1,5 Ha Kawasan Surya Cipta dengan ditandai 'ground breaking ceremony' oleh Ministry Conseleour of China, Wang Liping, President Yangtze Optical Fibre and Cable (YOFC), Zhuang Dan, serta jajarannya, termasuk Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Karawang, Ir. Hanafi.

Diketahui, PT YOFC merupakan gabungan perusahaan terbatas yang didirikan pada Mei 1988. Ini adalah perusahaan patungan antara 3 mitra, yaitu China Huaxin Post and Telecommunication Economy Developmen Center, kemudian Wuhan Yangtze Communications Industry Group Company Ltd dan Draka Comteq of the Netherland. 

Pada 19 Januari 2015, di Wuhan, Cina, PT YOFC China dengan PT Monas Permata Persada (MPP) Indonesia menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan di bidang manufaktur serat optik dengan nama PT Yangtze Optick Fiber Indonesia (YOFI) yang didirikan di Kawasan Surya Cipta Karawang ini.

Perusahaan baru PT YOFI ini akan menjadi perusahaan manufaktur optick yang pertama di Indonesia, dengan kapasitas produksi 3 juta serat optik per tahun dengan kontribusi total modal $ 10.000.000 tunai dan rasio kepemilikan saham adalah 70% untuk YOPC dan 30% untuk MPP.

Pada tahun 2013, Presiden Xi telah memeriksa YOFC dan mendorong perkembangan globalisasi korporasi. Kemudian pada akhir tahun lalu, YOFC berhasil tercatat di bursa saham Hong Kong yang dipercepat tata letak globalisasinya, sesuai dengan strategi 'satu daerah satu jalan'. YOFC memiliki reputasi yang baik dan teknologi canggih. 

Sementara itu, MPP adalah pemegang saham terbesar dari perusahaan kabel Indonesia yang memiliki banyak pelanggan dari kedua perusahaan telekomunikasi dalam negeri dan pemerintah swasta. 

Indonesia memiliki penduduk 252.000.000 adalah negara terpadat keempat di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, YOFI akan mengambil keuntungan dari teknologi tinggi YOFC dan sumber daya lokal MPP untuk menjadi pemasok serat paling berpengaruh di wilayah Indonesia dan ASEAN dengan membuat kontribusi telekomunikasi lokal.

Dijelaskan Commisioner PT MPP, Santoso, pihaknya percaya pemerintah akan sangat mendukung proyek fiber optik ini. Tak hanya di Indonesia, fiber optik yang diproduksi di Karawang ini bisa berkembang hingga pasar ASEAN. Pihak China merasa senang bisa meluaskan kembali perusahaan dan berinvestasi di Indonesia, terutama di Kabupaten Karawang.

"Kita akan menjaga kualitas produksi dengan sangat baik," ucapnya.

Sementara itu, Ir. Hanafi menyampaikan, dengan peresmian ini bertambah lagi nilai investasi di Karawang, ini merupakan wujud iklim investasi yang dipercaya investor untuk menanamkan modalnya di Karawang. Ini pernah tertuang dalam Keputusan Presiden RI No. 53 Tahun 1989 yang menetapkan Karawang sebagai daerah industri.

"Pemerintah sangat berharap, agar PT YOFI ini selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan program-program pembangunan daerah," jelasnya.

Di akhir acara, jajaran perusahaan PT YOFI bersama Disperindagtamben Karawang melakukan penutupan tanah pertama dengan pasir, pertanda dimulainya pembangunan pabrik optik fiber di kawasan industri ini. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -