KAHMI: Saan Bukan Boneka Golkar

Saan Mustopa (kiri) dan Dadang S. Muchtar di acara buka puasa bersama, Minggu (21/6/2015).
KARAWANG, KarawangNews.com - Dewan Pakar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Karawang, Lukman N. Iraz tidak setuju jika Saan Mustopa disebut-sebut boneka Partai Golkar. Lukman menilai,  langkah Saan Mustopa itu merupakan langkah politik yang dinamis.

"Jangan menilai Saan bonekanya Partai Golkar, langkah Saan bermanuver di Partai Gerindra dan katanya dapat dukungan dari Partai Golkar itu merupakan langkah Saan merangkul partai lain," tuturnya, Senin (22/6/2015).

Dia menegaskan, tidak ada satu pun partai politik yang dapat mengusung kadernya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini. Sehingga, perlu koalisi partai untuk memenuhi syarat bagi partai politik yang tidak mencapai 20 persen kursi legislatif.

"Langkah yang dilakukan Saan ini merangkul partai lain. Saan punya pengalaman politik yang bagus, integritas dan kemampuannya baik. Mana mungkin mau dijadikan boneka oleh partai lain dan sangat jelas Saan bukan boneka Golkar," katanya.

Terkait isu yang beredar yang menyatakan Saan Mustopa disetir oleh pimpinan DPD Partai Golkar, Dadang S. Muhtar. Lukman hanya berasumsi kalau hubungan Saan dan Dadang S. Muchtar adalah kawan dan rekan di Komisi II DPR RI.

"Mungkin Saan meminta panutan kepada Dadang S. Muchtar, kita tahu Dadang ini mantan Bupati Karawang dua periode, Saan bisa saja meminta saran dari orang yang berpengalaman memimpin Karawang," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPW PPP Jawa Barat, Husni Thamrin menyebut, pencalonan Saan Mustopa merupakan rekayasa yang dibuat Partai Golkar. Bahkan, Husni tak sungkan menyebut Saan Mustopa adalah boneka Partai Golkar.

"Ini sudah kebaca, Saan ini merupakan boneka partai Golkar," ungkapnya.

Kata Husni, Saan dinilai memiliki kans kuat untuk menandingi calon incumbent bupati, Cellica Nurrachadiana yang juga merupakan kader dari Partai Demokrat. Husni menilai, Saan dibujuk oleh salah satu petinggi Partai Golkar untuk mencalonkan diri. Sehingga, pencalonan tersebut cukup berdampak di internal partai berlambang bintang mercy itu.

"Cellica cukup punya kans memenangi Pilkada tahun ini, tetapi berusaha diganggu dengan mengusung Saan," kata dia. (yun)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -