Jimmy Optimis Dapat Rekomendasi PDI-P

KARAWANG, KarawangNews.com - Bakal calon bupati Karawang, H. Ahmad Jimmy Zamakhsari optimis rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI-P) akan jatuh ke tangannya.

Kata Jimmy, surat yang sudah diberikan DPP PDI-P kepada H. Ahmad Marjuki bukan surat rekomendasi, melainkan surat penugasan untuk mencari partai koalisi dan wakil dari kader PDI-P, surat itu sebagai syarat H. Ahmad Marjuki mendapat rekomendasi. Jika tidak bisa memenuhi syarat itu, maka H. Ahmad Marjuki tidak bisa mencalonkan bupati dari PDI-P.

"Marjuki itu dapat surat tugas, bukan surat rekomendasi," kata Jimmy, Rabu (24/6/2015).

Isi surat tugas itu, sambung Jimmy, harus mendapat partai koalisi dalam waktu satu minggu atau sampai tanggal 28 Juni 2015, kalau tidak tercapai dipastikan H. Ahmad Marjuki gagal jadi bakal calon bupati yang akan diusung PDI-P.

Sehingga, rekomendasi DPP PDI-P masih berpeluang jatuh ke tangannya. Bahkan, hasil survei menunjukkan Jimmy lebih tinggi dibanding bakal calon bupati lainnya yang mengikuti proses penjaringan di PDI-P.

Diakuinya, dia tidak akan mendapat surat tugas, karena menjabat Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Karawang. Hanya dua yang dimungkinkan mendapat surat tugas, yaitu H. Ahmad Marjuki dan H. Deden Darmansah supaya mencari partai koalisi.

"Saya tidak perlu surat tugas, karena sudah punya partai untuk dikoalisikan dengan PDIP," ucapnya.

Di tempat terpisah, DPC PDI-P Kabupaten Karawang, Karda Wiranata mengatakan, H. Ahmad Marjuki akan menjadi calon bupati yang akan diusung oleh partainya di Pilkada tahun ini, setelah seleksi ketat 9 bakal calon bupati yang mendaftar ke PDI-P beberapa waktu lalu.

Dari 9 orang, hasil penjaringan tersisa H. Ahmad Marjuki dan H. Deden Darmansah, keduanya mengikuti proses interview lanjutan. Namun, di tengah proses itu, Deden mengundurkan diri dari pencalonan, secara otomatis surat penugasan itu jatuh ke H. Ahmad Marjuki.

"Yang turun itu surat tugas ke Ahmad Marjuki, rekomendasi itu diberikan saat mendaftar ke KPU sebagai syarat, sehingga Marjuki mendapat tugas untuk mencari partai lain untuk berkoalisi. Selain itu, Marjuki juga harus mencari koalisi dengan cara konsolidasi," jelas Karda.

Ahmad Marjuki juga bertugas mencari wakilnya dari kader partai PDI-P atau kader partai koalisi, Ahmad Marjuki diberi waktu selama satu minggu untuk menyelesaikannya. Apabila tidak mampu menjalankan tugas dari DPP PDI-P tersebut, maka H. Ahmad Marjuki diminta untuk mundur dari pencalonan di PDI-P.

"Kalau tidak mampu menjalankan tugas itu, tidak bisa mencalonkan di PDI-P," tandasnya. (yun)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -