Jika Ada Perubahan di Demokrat, PKS Rumuskan Lagi Kerjasama Cellica

Dedi Sudrajat.
KARAWANG, KarawangNews.com - Jika ada perubahan di Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus merumuskan kembali kerjasama dengan Cellica Nurcahadiana, apakah nanti akan diteruskan kerjasama antara PKS dengan Demokrat atau tidak. Demikian kata bakal calon wakil bupati Karawang dari PKS, Dedi Sudrajat, Selasa (9/6/2015) sore.

Dedi Sudrajat merupakan kader terbaik PKS Kabupaten Karawang, dia digadang-gadang akan mendampingi bakal calon bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Bakal calon bupati incumbent ini pun masih menunggu keputusan DPP Partai Demokrat, apakah rekomendasi calon bupati jatuh ke tengannya atau ke anggota DPR RI, Saan Mustopa yang juga santer bakal mencalonkan bupati Karawang.

"Kita akan musyawarahkan kembali di internal PKS, karena di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini harus rasional dan ilmiah, maka kita dua faktor itu," kata dosen Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) ini.

Dalam kajian faktor ilmiah ini dibagi dua hal, yaitu pasangan Dedi kedepan harus dipertimbangkan soal popularitas dan elektabilitasnya, sedangkan faktor rasional yaitu mumpuni, pasangan Dedi Sudrajat ini harus memiliki kemampuan memimpin dan menguasai 'kekarawangannya'.

"Jangan dipaksanakan mencalon jika tidak tahu Karawang. Untuk Cellica, sudah kami tanya sebelumnya tentang rekomendasi dari partainya dan beliau menjawab bakal mendapat rekomendasi itu dari DPP Partai Demokrat," jelasnya.

Diakuinya, pencalonannya sebagai wakil bupati pasangan Cellica berdasarkan hasil musyawarah DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karawang dengan DPW PKS Jawa Barat, setelah dilakukan survei internal partai.

Penjaringan internal ini dilakukan di tingkat para kader terbina, dimulai dari anggota pemula, madya, dewasa dan anggota ahli, jenjang penjaringan itu sesuai AD ART partai.

Penjaringan itu dilakukan kepada kader inti yang dilakukan oleh DPD. Prosesnya resmi seperti Pemilihan Umum (Pemilu) yang lengkap dengan kotak suaranya. Penjaringan tersebut untuk memilih 5 kandidat, kemudian diajukan ke DPW Provinsi Jawa Barat.

Setelah itu, diputuskan 2 kader untuk diuji publik, lalu DPW mengerucutkan jadi satu kandidat bakal calon, kemudian DPW merekomendasikan Dedi Sudrajat yang diusulkan jadi wakil bupati. Setelah itu, dilakukan MoU dengan Cellica Nurrachadiana dengan memasangkan Cellica-Dedi Sudrajat (Cerdas).

"Kita mengambil peluang wakil bupati sesuai yang diminta Cellica. Kalau saya prajurit bagaimana pimpinan, sekali tekan tombol (perintah, red) semua pasti ikut, sehingga soliditas partai tetap bisa kita jaga," kata kandidat doktor dari Universitas Pasundan Bandung ini. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -