Toto Dianggap Bakal Memicu Konflik Internal PDI-P

KARAWANG, KarawangNews.com – Sebanyak 26 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Karawang bertolak ke DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2015) siang. Mereka menyampaikan sikap menolak Bendahara DPC PDI-P juga Ketua DPRD Karawang, Toto Suripto mencalonkan bupati, sebab Toto mencalonkan tidak melalui mekanisme penjaringan partai.

Seperti disampaikan Ketua PAC Tempuran, Cartam, Toto sebagai fungsionaris DPC PDI-P harusnya turut menghormati dan menghargai mekaniksme internal partai, tetapi kenyataannya malah berupaya mencalonkan diri jadi bupati secara illegal, tanpa proses pendaftaran.

Diakuinya, selain pencalonan bupati ini, PAC telah menilai Toto melakukan manuver politik untuk memenuhi ambisnya duduk sebagai Ketua DPC PDI-P Karawang beberapa waktu lalu.

“Bukan saat ini saja, pencalonan bupati ini merupakan lanjutan manuvernya saat Konfercab, dia ingin menduduki jabatan Ketua DPC. Kami sangat menyesalkan kelakuannya, mengapa sebagai pengurus DPC dia justru tidak menghargai mekanisme internal partai,” kata Cartam, diamini pengurus PAC lainnya.

Kata dia, dalam melakukan manuver politik sejak Konfercab sampai pencalonan di Pilkada ini, Toto tidak sendirian, dia melibatkan seorang pengurus DPD PDI-P Provinsi Jawa Barat, Waras.

“Toto merapat kepada Waras  dan selanjutnya Waras melakukan lobi ke DPP di Jakarta. Ini tidak ‘fair’ dan tidak menghormati aturan partai,” tandas Chartam.

Diakuinya, para pengurus PAC se-Karawang geram, ketika Toto ngotot akan mengambil posisi wakil bupati berpasangan dengan dr. Cellica Nurrachadiana dari Partai Demokrat yang saat ini menjabat Plt. Bupati Karawang. Padahal, harusnya Pilkada ini menjadi momentum bangkitnya PDI-P untuk memenangkan Pilkada dengan mengusung jagonya di posisi bupati.

Hal senada diungkapkan Ketua PAC PDI-P Kecamatan Purwasari, Ganang, ironis apabila DPP PDI Perjuangan tidak mengakomodir masukan dari PAC se-Kabupaten Karawang. Sebab, dengan munculnya nama Toto, seolah menafikan keberadaan beberapa tokoh dan figur Karawang yang telah taat dan patuh mengikuti proses pendaftaran dan penjaringan calon di partai berlambang banteng moncong putih ini.

“Sangat naif, kalau dari kesembilan calon pendaftar tidak ada yang terbaik dan berpotensi sebagai figur pemenang,” ungkapnya.

Para pengurus PAC yang datang ke Jakarta ini berharap, DPP PDI-P menerima aspirasi mereka, agar tidak terjadi konflik internal akibat kader yang berambisi ingin jadi wakil bupati, tetapi dia tidak menempuh mekanisme partai.

Diketahui, Toto Suripto mengaku dipanggil ke DPP PDI Perjuangan bersama dua calon lainnya. Dalam pemanggilan tersebut, mereka disodori untuk mengisi formulir kesediaan sebagai bakal calon wakil bupati. Kata Toto, di Pilkada ini PDI-P mengambil posisi wakil bupati. (mus)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -