Jajanan di Sekolah Tidak Aman Konsumsi

Moh Alwi (kiri) saat sidak makanan di Pasar Johar beberapa waktu lalu.
KARAWANG, KarawangNews.com - Hasil sidak sementara, dari 60 sekolah dasar se-Kabupaten Karawang, hanya 14 sekolah dinyatakan jajanannya tidak dicampur zat berbahaya, selebihnya mengandung bahan berbahaya jika dikonsumsi anak-anak sekolah. Jajanan tersebut dijajakan para pedagang kaki lima yang berada di lingkungan sekolah.

Hal ini ditegaskan Kepala Seksi Pengawasan Makanan, Minuman dan Zat Berbahaya, Dinas Kesehatan Karawang, Moh Alwi, Kamis (21/5/2015) siang. Dijelaskannya, para pedagang yang nakal itu mencampur bahan berbahaya kepada jajanan anak-anak, yaitu makanan dan minuman yang diketahui mengandung formalin, borax, methanyl yellow dan rodamin.

"Selain dicampur ke makanan, biasanya pedagang mencampur ke saus dan sambal makanan," kata Moh Alwi.

Untuk mencegah hal ini, sambung dia, sekolah harus punya kantin yang diawasi penuh guru dan pihak sekolah, sehingga akan terhindar dari tangan nakal pedagang yang hanya ingin untung besar, tetapi membahayakan konsumennya.

"Pihak sekolah yang harus bertanggungjawab mengawasi jajanan anak sekolah di lingkungan sekolah," jelasnya. (yun)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -