Baliho Saan Mustopa Cup Disoal DPPKAD

KARAWANG, KarawangNews.com - Baliho Saan Mustopa Cup disoal Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Karawang, sebab dinilai berbau politik. Padahal, di baliho tersebut tidak tertulis Saan calon bupati Karawang, hanya spanduk agenda kegiatan turnamen voli.

Ujang Bey.
Dijelaskan staff Saan Mustopa, Ujang Bey didampingi Dian Fadru Jaman, Kamis (28/5/2015), dia dihubungi vendor advertising Jaya Ad dan menyatakan reklame yang terpampang di Jalan Tuparev Karawang itu dipermasalahkan DPPKAD dengan alasan yang tidak jelas. Namun begitu, Bey mengendus ini masalah politis, bukan soal perijinan.

Mendapat kabar itu, Bey langsung mendatangi pegawai DPPKAD, Deden, yang disebut-sebut oleh vendor advertising telah menghubunginya untuk menyelesaikan soal pemasangan baliho tersebut. Usai menemui Deden di kantornya, Bey langsung menggelar jumpa pers, DPPKAD hanya dijadikan alat memukul untuk menghalangi popularitas Saan Mustopa.

“Alasannya tidak logis, katanya baliho Saan Mustopa minta dicabut oleh bakal calon bupati Ahmad Marjuki. Kok Saan dibenturkan dengan Marjuki, yang memiliki kewenangan reklame ini kan Pemda. Saya tidak melihat ini tuntutan Marjuki, tetapi ini murni politis,” ucap Bey, geram.

Staf Saan yang juga alumnus Magister Politik Universitas Indonesia ini menyebutkan, baliho ukuran 15x5 meter tersebut resmi berbayar melalui advertising Jaya Ad selama sebulan mulai Rabu (27/5/2015) hingga acara turnamen voli yang akan dilaksanakan di Cilamaya itu berakhir 14 Juni.

“Jika baliho dicabut maka saya akan melakukan perlawanan hukum,” tandas Bey.

Diketahui, open turnamen bola voli Saa Mustopa Cup ini rutin dilakukan setiap tahun oleh anggota DPR RI, Saan Mustopa, pesertanya dari berbagai daerah Karawang, Bekasi, Purwakarta hingga Subang.

Sebelumnya, baliho sosialisasi serupa yang terpasang di sejumlah billboard tidak pernah dipermasalahkan, sebab bukan dipasang di tahun kampanye seperti tahun ini. Kini, ada upaya menghalangi sosialisasi anggota DPR RI putra Karawang ini, karena Saan dianggap rival kuat jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang. Padahal, belum tentu Saan Mustopa bakal nyalon jadi bupati. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -