SMK Ristek Siap Produksi Masal Alat Deteksi Banjir

KARAWANG, KarawangNews.com – SMK Ristek telah menyempurnakan alat pendeteksi bancana banjir yang diberi nama DWIS (Disaster Warning Integrited System), alat yang diciptakan siswa ini didesain sebagai alat yang akan memberi peringatan kepada masyarakat jika permukaan air Sungai Citarum meluap dan dianggap membahayakan jiwa penduduk.

Kata Instruktur Teknik Elektronika SMK Ristek, Hatimi (45), alat ini lebih disempurnakan sejak diciptakan tahun 2013 lalu. Sebelumnya alat ini hanya membunyikan suara keras peringatan ketika banjir sudah siaga 1, tetapi kini alat tersebut diperbaiki agar membunyikan peringatan setiap level, sehingga penduduk bisa mengetahui ketinggian air sungai yang terus meluap.

Dijelaskannya, alat ini untuk menghindari banjir besar, terutama yang bermukim tak jauh dari bantaran Sungai Citarum. Penggunaan alat yang menggunakan tenaga tata surya ini ditempatkan di sekitar pinggir sungai dengan alat sensor yang dimasukan ke dalam air untuk mengukur ketinggian.

Kemudian sensor air itu akan menyalakan lampu indokator sesuai ketinggian air, yakni level aman, waspada, level siaga 2 dan level siaga 1. Pada saat ketinggian air dianggap melebihi ambang batas, maka sensor akan membaca setiap level peringatan dengan sirine yang berbunyi keras, puncaknya sirine akan berbunyi berbeda jika sungai meluap dan memaksa penduduk untuk segera mengungsi.

Alat sensor ini dipasang di tanggul sungai yang rawan jebol, juga di pemukiman yang rawan banjir. Sedangkan daerah aman dari banjir tak perlu dipasang. Alat ini diciptakan setelah sering terjadi banjir akibat luapan sungai beberapa sejak tahun 2007 hingga saat ini, sehingga sungai besar seperti Citarum dan Cibeet menjadi ancaman besar bagi penduduk Karawang.

“Ini inovasi kita dan kita siap memproduksi masal alat deteksi ini. Untuk membuat satu alat ini di bengkel, menghabiskan Rp 14 juta-an,” jelasnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -