Setelah Dibobol, Perampok Bakar ATM di Dalam Indomaret

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebuah ATM BCA di dalam Indomaret yang berlokasi tak jauh dari lampu merah Peundeuy, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur terbakar, Rabu (1/4/2015) pagi. Diduga kawanan perampok ini berusaha membobol mesin ATM menggunakan las. Alhasil, uang ratusan juga yang tersimpan di peti besi itu digondol kawanan perampok tersebut.

Seorang saksi yang juga karyawan Indomaret, Ichsan (22) mengatakan, kejadian diperkirakan pukul 05.30 WIB dalam kondisi toko masih tutup. Dia baru tiba di tokonya itu pukul 06.30 WIB dan melihat asap tebal keluar dari dalam, kemudian dia bersama temannya memanggil pemadam kebakaran.

Tim pemadam kebakaran yang datang pada pukul 30 menit kemudian dan langsung memecahkan kaca mini mart itu, agar kepulan asap bisa keluar. Tak lama kemudian petugas pemadam kebakarn mampu menjinakan api, sehingga tidak membakar seluruh isi toko dan bangunannya.

Di tempat sama, perwakilan Indomaret Cabang Karawang, Asep Hidayat menjelaskan, akibat kejadian ini pihaknya merugi jutaan rupiah, sebab banyak barang dagangan yang terbakar, seperti lemari pendingin minuman dekat ATM, termasuk kamera CCTV yang dirusak perampok untuk menghilangkan jejak kejahatan mereka.

“CCTV di depan minimarket juga dirusak oleh pelaku pembobol mesin ATM, mungkin untuk menghilangkan bukti,” ujarnya.

Kemudian, pihak teknisi mesin ATM BCA didatangkan untuk memeriksa mesin ATM tersebut.  Sementara, Kanit Reskrim Polsek Karawang, AKP Simangunsong yang datang ke tempat kejadian memastikan akan melakukan pengembangan kasus ini lebih lanjut untuk mengetahui modus pelaku.

“Dugaan, pelaku membobol mesin ATM hingga mengakibatkan arus pendek listrik dan mesin ATM terbakar,” ujarnya. (yun)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -