Menolak Pelabuhan Cilamaya, Wapres JK Melanggar Undang-undang

H. Warman SE,
KARAWANG, KarawangNews.com – Rencana pembangunan pelabuhan internasional di Cilamaya sudah tercantum dalam Undang-undang No. 26 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 Tahun 2008 tentang tata ruang nasional, juga tercantum dalam tata ruang Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Karawang. Ketika Wakil Presiden Jusuf Kalla menolak dan akan menggeser rencana pelabuhan ke arah timur Karawang, ini jelas pelanggaran undang-undang.

Demikian kata mantan Ketua Komisi A DPRD Karawang periode 2009-2014, H. Warman SE, Senin (13/4/2015). Dijelaskannya, undang-undang dibuat oleh DPR RI bukan presiden atau wakil presdien, yang diperbolehkan merubah undang-undang hanya bisa dilakukan oleh pembuat undang-undang, yaitu DPR RI, tidak serta merta Wakil Presiden Jusuf Kalla bisa membatalkan itu. Meski mekanismenya presiden atau wakil presiden harus membatalkan rencana pelabuhan di Cilamaya, maka harus mengajukan ke DPR RI untuk merubah undang-undang yang telah dibuat itu.

Jika bicara Undang-undang No. 26 Tahun 2007, sambung Warman, di situ ada tim BKPRN (Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional), kalau di kabupaten dan provinsi disebut Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD). Di dalam BKPRN dan BKPRD ada tim teknis berkenaan dengan pengkajian berbagai apsek tentang penunjukan rencana pelabuhan internasional di Cilamaya, salah satunya pasti ada sejumlah menteri yang ikut dalam kajian itu, yaitu Menteri ESDM, Menteri Kelautan dan Menteri Pertanian.

Kata dia, kenapa Pertamina baru mengajukan keberatan sekarang mengenai ada jalur Pertamina di dalam laut, padahal dalam pengkajian rencana pelabuhan ini ada Menteri ESDM, ini aneh.

“Kita jadi tanda tanya besar, karena urusan jadi mentah, padahal ini sudah ditetapkan undang-undang beberapa tahun lalu, ini contoh yang tidak baik pemerintah pusat kepada daerah. Ketika Jusuf Kalla menolak dan menggeser pelabuhan ke arah timur Karawang, ini jelas pelanggaran undang-undang,” tandas Warman. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -