ads

ads here

Kejari Terus Usut Dugaan Korupsi Rehab Gedung Paripurna DPRD

advertise here
KARAWANG, KarawangNews.com - Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Sulvia Triana Hapsari mengakui, kemungkinan terdapat tersangka lain kasus dugaan korupsi rehabilitasi Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang.

"Penyelidikan masih berlanjut," ujar Sulvia, Senin (27/4/2015).

Kata dia, penyelidikan pengerjaan fisik masih tahap lead atau pembukaan. Hasil pemeriksaan atau analisa ahli pun saat ini belum keluar. Pihanya juga tidak bisa menetapkan tersangka secara sembarangan.

“Minimal ada dua alat bukti, baru bisa menetapkan tersangka," katanya.

Pihaknya tengah memeriksa tiga orang dari kelompok kerja (Pokja) pengadaan jasa konsultasi pembuatan Detailed Enginering Design (DED).

"Yang diperiksa ada tiga orang, yaitu  Ahmad Harisi (ketua), Novi Cahyadi Ahya (sekretaris) dan Dede Pramiadi Asmara (anggota). Pertanyaannya seputar pelalangan DED dan prosedurnya,” jelasnya. (mus)
iklan
BERIKAN KOMENTAR ()