BKBPP Berupaya Turunkan Laju Pertumbuhan Penduduk

KARAWANG, KarawangNews.com - Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Karawang melaksanakan rencana strategis (restra) untuk mengatasi isu kependudukan, terutama upaya penurunan laju pertumbuhan penduduk.

Kepala BKBPP Karawang, Banuara Nadeak mengungkapkan, laju pertumbuhan penduduk di Karawang diperkirakan mencapai 1,7 persen atau sekitar 35 ribu sampai 40 ribu per tahun, dari jumlah penduduk Karawang yang diketahui diatas 2 juta jiwa.

"Kondisi ini perlu dipertahankan dalam kurun waktu satu generasi atau sekitar 30 tahun kedepan untuk mencapai penduduk tanpa pertumbuhan tahun 2025," ujarnya, Kamis (30/3/2015).

Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu didukung kualitas dan kuantitas kepesertaan ber-KB dari pasangan usia subur dalam jangka panjang atau biasa disebut KB lestari.

"Kesertaan KB di Karawang masih cukup tinggi, yakni sekitar 71,54 persen, tetaou dari segi kualitas pengguna langsung kontrasepsi (CR) dan efektivitas pengguna metode kontrasepsi (CE) masih rendah. Hal tersebut dilihat dari 'drop out' peserta KB yang cukup tinggi, yaitu 90 sampai 100 ribu per tahun," tambahnya.

Selain itu, pengguna metode kontrasepsi masih didominasi oleh kontrasepsi non MJP yaitu suntik, pil dan kondom, sekitar 60,55 persen.

"Sementara itu pengguna kontrasepsi MJP (MOP,MOW, Implant dan IUD) sekitar 10,99 persen," tandasnya.

Menurutnya, perkawinan usia dini mempunyai efek ganda terhadap kuantitas dan kualitas penduduk dimasa mendatang, karena akan berpengaruh terhadap tingginya angka kelahiran.

Selain itu, perkawinan usia dini biasanya pasangan akan dihadapkan pada resiko sosial, ekonomi, kesehatan serta ketahanan keluarga atau kawin cerai.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, tingginya laju pertumbuhan penduduk menjadi hal yang perlu diperhatikan. Laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,76 persen itu belum lagi ditambah tingginya tingkat urbanisasi.

"Jadi hal ini harus ditekankan untuk menurunkan laju pertumbuhan penduduk," ujar plt Cellica.

Untuk itu, kata Cellica, idealnya setiap keluarga cukup dengan dua anak. (oca)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -