Berbagi Perspektif Tentang Sistem Politik di Indonesia

JAKARTA, KarawangNews.com - Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia menggelar diskusi mengenai perspektif terhadap sistem Politik di Indonesia, di Kantor Kedutaan Besar Singapura, Jakarta, Kamis (9/4/2015). Hadir dalam acara tersebut pengamat politik Center for Strategic and International Studies (CSIS) Philips Vermonte, Anggota DPR-RI Komisi VII fraksi Gerindra Aryo Djojohadikusumo, Anggota DPR-RI Komisi I fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) Prananda Paloh, serta Anggota DPR-RI Komisi III fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani.

Arsul Sani.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari '34th Foundation Course Programme' yang dilaksanakan bagi pegawai negeri sipil Singapura. Sebanyak 60 pegawai negeri sipil muda diterbangkan dari Singapura untuk mengikuti kegiatan ini.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan untuk pegawai negeri sipil muda Singapura mengenai bagaimana sistem politik yang berjalan di Indonesia. Hal tersebut menjadi penting mengingat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara tetangga terdekat yang juga menjalin banyak kerjasama dengan Singapura," kata AU Chun Long, Sekretaris bidang Politik dari Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia.

Dengan pemahaman yang baik mengenai sistem politik Indonesia, para pegawai negeri yang merupakan calon pemimpin Singapura ini diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih baik lagi antara Singapura dan Indonesia.

Arsul Sani yang juga merupakan salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut menjelaskan, bagaimana partai politik di Indonesia dapat dibagi atas dua kategori, yaitu partai politik yang berlandaskan nasionalisme, dan partai politik berlandaskan keagamaan. Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama-sama ingin membangun Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

“Sebagai salah satu contoh, tidak ada tendensi bagi partai Islam yang ada di Indonesia untuk membentuk Indonesia menjadi sebuah negara Islam, tetapi baik partai yang berlandaskan agama, maupun nasionalisme, pada dasarnya bertujuan untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih maju,” kata Arsul Sani.

Kegiatan diskusi ini sangat baik, sambungnya, terutama dalam memberikan pembekalan bagi para calon pemimpin muda Singapura. Dengan begitu, kesalahan persepsi terhadap dinamika politik di Indonesia tidak terjadi lagi dan hubungan antara Indonesia dan Singapura dapat berkembang lebih jauh lagi. (rls)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -