Terubuk, Sayuran dari Selatan Karawang Bernilai Ekonomis Tinggi

KARAWANG, KarawangNews.com - Potensi pertanian yang melimpah di Kabupaten Karawang menjadikan masyarakat dikenal banyak sebagai petani, salah satu wilayah yang melimpah dan mempunyai potensi pertanian yaitu Kecamatan Tegalwaru.

Oleh: Didi Ruhiyat
Senin (23/3/2015)

Kecamatan yang terletak di daerah selatan Karawang ini mempunyai banyak ragam tumbuhan buah dan sayuran, diantaranya yang sangat mempunyai nilai ekonomis tinggi, juga sebagai ikon khas daerah selatan Karawang ialah trubuk atau sejenis tebu telor.

Tanaman satu famili dengan tebu atau jenis rumput gajah ini memiliki keunikan tersendiri, walaupun dapat ditanam dan tumbuh di dataran rendah, tetapi tidak akan bisa berbunga seperti di daerah asalnya. Pangsa pasar tanaman lokal jenis sayur ini tidak begitu dikenal banyak orang.

Tanaman yang tumbuh subur di dataran tinggi ini memerlukan intensitas cahaya matahari selama 8 jam untuk bisa berbunga maksimal, dengan pola tanam tumpang sari, terubuk ini dapat dikombinasikan dengan tanaman lain seperti jahe merah.

Bunga tanaman yang muncul pada April-Mei dan Juli-Agustus ini memang enak dimakan dalam bentuk mentah, dikukus maupun ditumis. Makanan sayuran yang berbahan dasar bunga terubuk diantaraya sayur lodeh, tumis, kare dan sayur asem.

Sampai saat ini, luas tanam trubuk di daerah selatan Karawang masih sangat rendah, sehingga belum dapat menembus pasar induk. Masyarakat setempat berharap, perhatian dari pemerintah serta akademisi di bidang pertanian akan mampu meningkatkan produksi tanaman ini.

Sehingga,  tanaman ini menjadi ikon bukan hanya selatan Karawang saja, melainkan di Kabupaten Karawang, tentunya bisa meningkatkan kesejahteraan petani terubuk itu sendiri. (*)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -