Sepeda Motor SMKN 1 Tirtajaya Siap Uji Coba Jarak Jauh

KARAWANG, KarawangNews.com – Sepeda motor listrik yang diciptakan siswa SMKN 1 Tirtajaya dipastikan akan menjadi kendaraan dinas Pemkab Karawang, tentunya setelah sepeda motor ini mampu diproduksi masal.

“Dinas pendidikan mendorong supaya sepeda motor yang diciptakan SMKN 1 Tirtajaya secepatnya memiliki hak paten,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Drs. Agus Supriatman, Kamis (12/3/3015) siang di acara Karawang Development Expo 2015.

Selain itu, Disdikpora bersedia memfasilitasi perjalanan uji coba kendaraan ini dari Karawang menuju kantor Disdikpora Provinsi Jawa Barat di Bandung, juga perjalanan dari Karawang menuju Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) di Jakarta. Uji coba ini rencananya akan dilakukan usai Ujian Nasional (UN) nanti.

“Saya yang akan membuat surat jalan ke kepolisian untuk uji coba sepeda motor ini, kita sangat apresiasi dan mendukung uji coba sepeda motor yang diciptakan SMKN 1 Tirtajaya ini,” kata Agus.

Diakuinya, sepeda motor buatan guru dan siswa ini harus segera diurus Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kedepan, produksi sepeda motor ini akan dibantu oleh Pemda Karawang, bahkan motor ini bisa digunakan sebagai kendaraan dinas.

Kepala SMKN 1 Tirtajaya, Drs. Dedi Jubaedi MM mengatakan, sepeda motor listrik buatan sekolahnya ini memang harus dipatenkan, agar tidak ada yang meniru. Kata dia, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan perusahaan baterai aki, ban dan fan belt.

“Sementara ini cara produksi yang akan kita gunakan adalah merakit sendiri di sekolah, spare part-nya kita pesan, termasuk bodi motor,” kata Dedi.

Sementara itu, di acara Karawang Development Expo 2015 ini, Agus Supriatman uji coba sepeda motor listrik ini dengan membonceng Dedi, bahkan kendaraan ini mampu mengangkut tiga orang sekaligus dengan tarikan enteng.

Diketahui, sepeda motor listrik ini dioperasikan tanpa isi ulang listrik, sehingga tidak perlu cemas kehabisan tenaga saat digunakan. Untuk mengetahui ketangguhannya, maka pihak sekolah akan melakukan uji coba jarak jauh Karawang-Bandung dan Karawang-Jakarta.

Sementara ini, dua unit sepeda motor yang telah diciptakan tersebut hanya digunakan untuk operasional guru dan siswa. Bahkan selama tujuh bulan sejak pembuatannya, motor ini tidak rewel, belum ada komponen yang diganti dan kondisinya masih tetap optimal. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -