Saan Mustopa Gembleng Kepemimpinan Siswa Melalui LDKS

KARAWANG, KarawangNews.com – Anggota Komisi II DPR RI, Saan Mustopa menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang diikuti 35 SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Karawang 13-15 Maret 2015 di kediamannya, Saan Mustopa Center (SMC), Kampung Malaka, Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya.

LDKS ini merupakan kegiatan reses Saan Mustopa, setelah kegiatan serupa dilaksanakan pada reses pertama, Desember 2014 lalu. Kata Saan, siswa harus diberi pemahaman memimpin dan mereka diajak agar tidak apatis terhadap politik.

“Ini juga dalam rangka pengenalan politik kepada siswa, agar siswa tidak apatis kepada kehidupan poltik. Justru kita harap generasi kedepan tertarik dengan kehidupan politik, maka harus disampaikan informasi terkait politik, jangan hanya persepsi negatif, tetapi memberikan informasi yang positif,” jelasnya.

Diakuinya, dia ingin menggunakan waktu reses ini untuk kegiatan yang bersifat positif, diantaranya latihan kepemimpinan bagi siswa. LDKS ini akan dilaksanakan rutin selama dia menjabat satu periode anggota DPR RI.

Dijelaskannya, satu tahun anggota DPR RI melakukan 5 kali reses, maka dia akan melakukan 5 kali reses itu dengan 5 kegiatan LDKS. Setiap reses minimal pesertanya 100 pelajar, jika dikali lima kali reses maka LDKS yang dilaksanakan SMC ini akan mengeluarkan sebanyak 500 alumni siswa-siswa SMA, SMK dan MA se-kabupaten.

“Jika dihitung satu periode saya menjabat, maka akan ada 25.000 alumni LDKS. Masa sih dari 2.500 itu tidak ada yang jadi pemimpin, meski ada yang jadi pemimpin di legislatif, eksekutif maupun lembaga profesi,” kata Saan.

Kata dia, seorang pemimpin akan dilihat dari produk kebijakan yang berpihak pada keadilan dan kebenaran, juga yang paling penting kebijakan pemimpin ini bisa memberi maslahat kepada masyarakat, diantaranya infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

“Pemimpin itu dinilai kebijakannya, bukan gaya, Untuk itu, pemimpin harus punya kepekaan, kepedulian, sensitifitas dan komitmen ingin mengabdikan kepemimpinannya itu untuk kemaslahan, bukan untuk dirinya pribadi dan golongan,” ungkap dia.

Ketua Pelaksana LDKS, Muslim Hafidz menjelaskan, tujuan LDKS ini untuk melatih tunas calon pemimin yang akan dating, dengan harapan 15-20 tahun kedepan mereka akan menjadi pemimpin di segala level, karena pada dasarnya jadi pemimpin itu tidak melihat miskin dan kaya, tetapi memerlukan pelatihan dan LDKS ini wahana pelatihan bagi siswa bakal calon pemimpin di masa depan mereka.

Disebutkannya, LDKS selama tiga hari di SMC ini dipaparkan kepada siswa tentang teori kepemimpinan, manajemen organisasi, manajemen strategi, belajar menulis juga permainan yang berkaitan dengan hal itu, juga dibekali rencana tindak lanjut LDKS.

“Pembina dan trainernya terdiri dari Alumni S2 ternama di Indonesia, diantaranya UI, IPB dan trainer tingkat nasional,” kata dia. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -