Saan Mustopa dan BPN Bahas Konflik Tanah Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com – Secara sosiologi, jumlah tanah tidak akan bertambah, tetapi kebutuhan akan tanah terus meningkat. Demikian dikatakan Anggota Komisi II DPR RI, Saan Mustopa, pada kunjungan reses di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Senin (2/3/2015) siang.

“Sebelumnya tanah di sepanjang Jln. Interchange dari pintu tol Karawang Barat sampai Pabrik Es tidak ada harganya, tetapi sekarang harganya luar biasa mahal. Di jalan itu saat ini pengusaha berlomba membangun hotel, karena memang perkembangan Karawang yang terus maju,” ucapnya, di hadapan Kepala BPN Karawang, Andi Bakti dan jajarannya.

Dengan perkembangan ini, kata Saan, tentunya tidak lepas dari konflik dengan masyarakat. Dia berharap BPN Karawang mampu melakukan pelayanan dan penyelesaian masalah pertanahan di Karawang.

“Jika saat ini masalah ada di perkotaan, nanti ketika ada pelabuhan di Cilamaya dan bandara di Ciampel berdiri, maka akan timbul masalah-masalah pertanahan hingga ke pelosok di dua daerah tersebut,” jelasnya.

Diakuinya, sengketa tanah di Karawang yang paling mencuat yaitu kasus perlawanan masyarakat Telukjambe Barat dengan PT Agung Podomoro Land (APL), masalah berat ini tentunya harus segera diselesaikan.

Dengan begitu, Saan berjanji akan mengundang Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan datang ke Karawang atau dari BPN Karawang diberi kesempatan untuk menemui menteri di Jakarta, diantaranya untuk mencari solusi permasalahan sengketa tanah.

“Memang sengekta tanah di Karawang ini ada yang belum tuntas sejak puluhan tahun sampai sekarang, meski sudah dieksekusi, masyarakatnya masih terus melakukan perlawanan. Saya berharap ada penyelesaian agar tidak mengganggu iklim investasi di Karawang,” ujarnya.

Dia menegaskan, dalam semua kasus tanah tidak boleh ada milik negara yang hilang dan tentu tidak boleh merugikan masyarakat juga. Terutama masalah sengketa lahan di Karawang akan dia sampaikan kepada menteri pada saat rapat kerja mendatang.

“Ada persoalan yang menurut saya bisa sama-sama dicarikan jalan keluarnya, saya pribadi dari komisi II akan membawa informasi ini ke DPR, juga akan saya sampaikan kepada menteri,” kata Saan.

Usai pertemuan di ruang rapat, Saan Mustopa menyempatkan diri meninjau pelayanan BPN Karawang. Pada pertemuan ini pun Saan mendapat profil singkat BPN Karawang, termasuk sarana kantor. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -