PSF Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Karawang Melalui Budidaya Jamur

KARAWANG, KarawangNews.com – PT. HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah payung program Sampoerna Untuk Indonesia (SUI), bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui program Sahabat Wanita menyelenggarakan acara Penutupan Program Bedah Warung dan Budidaya Jamur Tiram di Dusun Kalikelapa, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Selasa (17/3/2015). Program yang telah dilaksanakan sejak September 2014 ini bertujuan untuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat serta menekan angka pengangguran.

Acara ini dihadiri Wakil Ketua I DPRD Karawang, Hj. Sri Rahayu Agustina, beserta jajaran pemerintahan Kabupaten, perwakilan Sampoerna dan PSF, serta para penerima manfaat program. Dalam penutupan acara ini juga ditampilkan hasil karya budidaya jamur oleh komunitas setempat untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat luas.

“Sinergi antara Pemerintah dan pihak swasta diperlukan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. Melalui payung program Sampoerna untuk Indonesia ini kami terus berupaya mendukung pemerintah daerah untuk meningkatkan penghidupan yang layak sesuai dengan pertumbuhan daerahnya. Besar harapan kami bahwa para komunitas budidaya jamur yang sudah terbentuk dapat lebih berperan aktif serta dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi warga sekitarnya,”ujar Head of Stakeholders, Regional Relations & CSR PT. HM Sampoerna Tbk, Henny Susanto di sela acara itu.

Pelatihan budidaya jamur, yang merupakan fokus dari kegiatan ini, diberikan kepada anggota Karang Taruna dari  lima desa di sekitar Kecamatan Telukjambe. Diharapkan melalui pelatihan keterampilan ini mereka dapat menciptakan lapangan kerjanya sendiri dan juga bagi komunitas sekitarnya.

Sementara itu, Director Putera Sampoerna Foundation, Ben Suadi menyatakan, program bedah warung dilaksanakan untuk 100 kios, yang terdiri dari 50 kios di Desa Puseurjaya dan 50 kios di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Selain mendapatkan perbaikan warung, para pemilik warung juga diberikan pelatihan manajemen keuangan dan bantuan permodalan berupa barang sesuai kebutuhannya agar dapat meningkatkan pendapatan mereka. Mereka yang telah mengikuti program tersebut telah berhasil meningkatkan pendapatan mereka dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitarnya.

“Dalam mewujudkan visi Putera Sampoerna Foundation untuk menciptakan wirausahawan masa depan yang berkualitas, PSF menginspirasi para mitra untuk bekerjasama dalam meningkatkan lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan serta pemberdayaan masyarakat. Melalui inisiatif inilah kami berharap Indonesia dapat mewujudkan mimpinya menjadi bangsa yang mandiri,” ujarnya.

Asisten Daerah Kabupaten Karawang, H. Ramon Wibawa Laksana apresiasi positif terhadap kontribusi dan komitmen Sampoerna serta PSF dalam memajukan perekonomian masyarakat Karawang melalui program kewirausahaan seperti budidaya jamur dan bedah warung. Dia berharap, program ini dapat mendorong semakin banyak pelaku usaha untuk turut berkontribusi pada masyarakat Karawang.

Sekilas tentang Sampoerna untuk Indonesia
Sampoerna untuk Indonesia (SUI) adalah bentuk komitmen perusahaan dalam berinvestasi sosial yang bertanggung jawab dan berkelanjutan guna memberikan manfaat nyata bagi karyawan, lingkungan serta masyarakat dimana PT HM Sampoerna Tbk. beroperasi. Rangkaian program SUI bertujuan untuk memajukan Bangsa dan masyarakat Indonesia, sekaligus untuk memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat agar dapat melakukan yang terbaik bagi dirinya sendiri dan bangsa Indonesia.

Kegiatan dan program SUI mencakup Akses terhadap Pendidikan, Peluang Ekonomi, Pemberdayaan Perempuan, Tanggap bencana dan Kesiapsiagaan, serta kegiatan kontribusi lain yang dilakukan oleh perusahaan.

Sekilas tentang Putera Sampoerna Foundation
Putera Sampoerna Foundation (PSF) adalah institusi bisnis sosial pertama di Indonesia yang memiliki visi untuk mencetak para calon pemimpin dan wirausahawan Indonesia handal di masa depan, yang diharapkan mampu  menghadapi tantangan global, berkontribusi, dan membawa perubahan positif kepada masyarakat di sekitarnya.

PSF percaya bahwa visinya dapat dicapai dengan menyediakan pendidikan yang berkualitas bagi siswa Indonesia, menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan, mencerahkan masyarakat umum melalui pemberdayaan perempuan, dan melaksanakan program bantuan kemanusiaan.

Untuk menjaga keberlanjutan bisnis sosialnya, PSF berperan sebagai penyelenggara program tanggung jawab sosial (CSR operator) yang telah dipercaya oleh lebih dari 300 perusahaan, organisasi maupun asosiasi untuk menjalankan program CSR mereka. PSF telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2008, yakni sebuah sertifikat yang diberikan kepada organisasi dengan sistem manajemen kualitas yang telah memenuhi standar internasional.

Secara berkala, PSF diaudit oleh lembaga auditor internasional independen. PSF menerbitkan hasil audit tersebut dalam laporan tahunan yang dapat diakses oleh masyarakat umum melalui situs resmi PSF. Untuk keterangan lebih lanjut, kunjungi www.sampoernafoundation.org.

Sekilas tentang Sahabat Wanita
Sahabat Wanita didirikan oleh Putera Sampoerna Foundation bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan wanita di Indonesia. Sahabat Wanita yang berfokus pada isu terkait kesetaraan gender dan pemberdayaan wanita, diharapkan dapat mendukung pemasukan keluarga dengan mengembangkan usaha kecil melalui manajemen pelatihan dan keuangan mikro.

Sahabat Wanita menawarkan program pelatihan pada bidang kesehatan, kebersihan, nutrisi, perencanaan keluarga, perekonomian keluarga, dan juga layanan dukungan hukum. Sahabat Wanita menyediakan pendampingan ekonomi dan finansial bagi wanita Indonesia dari kelas ekonomi bawah. (rls)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -