Nace Bukan Bupati Pohon

KARAWANG, KarawangNews.com – Ketika kebanyakan bakal calon bupati Karawang memasang foto sosialisasi berupa banner di pohon, sehingga disebut-sebut sebagai bupati pohon, beda dengan Nace Permana, dia memasang ribuan banner dengan bambu khusus yang dipasang berjejer di pinggir jalan. Selain untuk terlihat menarik, hal itu dilakukan agar tidak merusak pohon.

“Latar belakang saya adalah aktivis lingkungan dan budaya, memasang banner di pohon itu salah, apalagi dipaku, itu merusak. Saya berusaha memulai dari hal terkecil dengan memasang banner di tiang bambu. Biayanya tentu lebih besar dibanding hanya dipasang pakai paku,” kata Nace Permana, Selasa (24/3/2015) siang di Sekretariat LSM Lodaya, Karawang.

Diakuinya, memasang banner di bambu khusus ini untuk memberi contoh kepada calon bupati lainnya, agar tidak memaku pohon. Meski biaya lebih besar, ini akan terlihat lebih elegan. Bahkan, dia sudah intruksikan kepada semua simpatisannya, agar tidak memasang banner-nya di pohon, apalagi dipaku.

“Target selama dua bulan ini saya memasang 10 ribu banner yang ditebar di semua kecamatan, pemasangannya bertahap sambil menghitung elektabilitas,” jelasnya.

Pada banner itu, Nace mempertegas lima langkah yang akan dilakukannya jika terpilih jadi bupati, yaitu soal tenaga kerja, karena masih banyak warga Karawang yang menganggur, kemudian peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan infrastruktur, pertanian dan kehutanan, juga kesehatan masyarakat.

“Saya bukan orang hebat, tetapi akan membuat Karawang hebat. Saya bukan orang kaya, tetapi akan menjadikan masyarakat Karawang lebih sejahtera,” kata ketua LSM Lodaya ini.

Dia akan mendekatkan diri kepada warga dengan tetap mengedepankan muatan lokal, sehingga masyarakat Karawang paham budaya Karawang. Seperti sebelumnya, dia menggagas berbusana pangsi setiap hari, sebagai pakaian budaya leluhur orang Karawang, meski hal itu banyak dicibir dan ditertawakan. 

“Awalnya ketika saya menggagas pakai busana pangsi, banyak yang menertawakan, sekarang lihat saja sendiri, malah banyak yang pakai pangsi,” kata dia. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -