Menata PKL Tidak Selesai dengan Obrolan

KARAWANG, KarawangNews.com - Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bekerjasama dengan pihak TNI, polisi dan para pengurus pasar pada Rabu (18/3/2015) lalu dinilai hanya buang-buang waktu. Pasalnya tidak memberikan efek secara signifikan terhadap penataan yang dilakukan.

Hal tersebut disampaikan oleh pengamat kebijakan publik, Ely Suhaeli, pasca melihat kondisi lokasi PKL yang tidak ada perubahan. Penataan yang dilakukan tetap saja masih menutup akses jalan menuju terminal Cikampek.

"Buang-buang waktu itu, gak ada perubahan, tetap saja seperti itu," ujar Ely, Jumat (20/3/2015).

Dia menyampaikan, harusnya bukan sekedar penataan, tapi penertiban sekaligus relokasi bagi para PKL yang saat ini tampak semrawut di lingkungan pasar Cikampek. Kemudian setelah dilakukan penertiban, harus dilakukan pengawalan secara ketat agar para PKL tidak menempati tempat sebelumnya.

Selain itu, untuk menata PKL harus ada langkah yang nyata, tidak hanya sekedar ngobrol panjang, karena hal ini hanya akan menambah rumit, sebab orang yang seharusnya tidak terlibat dalam pembicaraan itu malah ikut nimbrung.

Penentu utamanya menurutnya adalah sejauh mana pemerintah daerah memiliki keberanian, kemudian tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak luar yang mencoba merongrong dan mengacaukan regulasi yang sudah ada mengenai penataan pasar dan tata ruang kota.

"Regulasinyakan sudah ada, ya dijalankan, kemudian pertimbangkan juga PKL yang ada akan ditempatkan dimana," ujarnya. (zie)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -