Memarkirkan Puluhan Truk di RDB Dianggap Tak Beretika

KARAWANG, KarawangNews.com - "Rumah Dinas Bupati (RDB) Karawang adalah rumah sakral, truk batu kapur yang diparkir di RDB sangat tidak layak. Apakah tidak ada lahan parkir selain di RDB, lahan kosong di Jalan Interchange 'kan masih banyak," kata Anggota Komisi II DPR RI juga Drs. H. Dadang S. Muchtar, Jumat (20/3/2015) siang di Balong Center, Karangpawitan, Karawang Barat.

Menurutnya, jumlah truk batu bertonase besar itu sudah tentu akan merusak pekarangan RDB. Kata mantan bupati Karawang ini, memarkirkan truk di RDB gagasan yang buruk, tidak sesuai dengan penempatannya. Dia menganggap yang menggiring truk parkir di RDB tidak punya etika.

Diketahui, sejak Rabu hingga Jumat siang ini, tercatat 35 truk muatan batu kapur yang akan dikirim ke PT Jui Shin di daerah Pangkalan dihadang aparat polisi, dinas perhubungan dan Satpol PP, kendaraan mereka dilarang melintasi jalur Badami-Loji, sebab beban truk melebihi. kapasitas yang ditentukan, sehingga jalan sepanjang Badami-Loji Pangkalan selalu rusak.

Truk yang dihadang di portal Badami ini kemudian digiring dan diparkir di RDB, sehingga memenuhi halaman rumah dinas bupati non aktif Ade Swara ini. Rumah mewah itu diketahui kosong pasca ditangkapnya Ade Swara dan istrinya Nurlatifah. Hingga saat ini, keduanya masih menjalani proses hukum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung. (spn)

Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -