Lepas Sambut Kepala Disdikpora Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com -  Sabtu (28/3/2015) siang, lepas sambut kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang dalam suasana penuh hikmat, Agus Supriatman yang telah menjabat Kadisdikpora hampir tiga tahun ini diganti Dadan Sugardan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karawang, sedangkan Agus pindah tugas sebagai staf ahli bupati bidang ekonomi.

Dalam pidatonya, Agus Supriatman menyampaikan, jumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Karawang dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sebanyak 1.714 lembaga dengan potensi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non PNS sebanyak 19.580 guru, untuk melayani peserta didik sebanyak 461.157 siswa di Kabupaten Karawang.

Kata dia, Disdikpora sudah mencoba merealisasikan  rencana program sebanyak 4 komponen besar. Pertama, Disdikpora sudah mengkoordinasikan sistem pembelajaran yang meliputi kurikulum 2006 dan 2013 pada sekolah percontohan, serta pemenuhan bahan pembelajaran kewirausahaan, penyelarasan dan sistem evaluasi, diantaranya pelaksanaan Ujian Sekolah Madrasah (US/M), SD juga Ujian Nasional (UN) SMP, SMA dan SMK.

Kedua, dinas pendidikan terus meningkatkan pemenuhan daya tampung dan rehabilitasi gedung, dengan dukungan manjemen dan kebutuhan sekolah. Kemudian ketiga, telah melayani pendidik dan tenaga kependidikan, dari penyediaan guru, peningkatan kompetensi, kualifikasi, pelatihan, kesejahteraan juga pemberian penghargaan dan pelindungan guru.

Keempat, terus melayani peserta didik dengan sebaik-baiknya, dengan mempertimbangkan keterjangkauan kesetaraan, kualitas, kepastian dan jaminan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri dan swasta sesuai potensi minat dan bakatnya.

Selanjutnya Agus menyampaikan, kebijakan pendidikan tahun 2013, khususnya terkait peningkatan aksesisbilitas, perluasan dan pemerataan pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang, untuk kegiatan fisik pelaksanaanya diserahkan kepada Dinas Cipta Karya sesuai kewenangannnya. 

Sedangkan, kegiatan-kegiatan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dilaksanakan swa kelola hal ini masih dikoordinasikan di Disdikpora Karawang dengan tujuan untuk mewujudkakn majamene openingkatan mutu berbasi sekolah.

Kemudian terkait biaya pendidikan,  kata Agus, selain mendapat bantuan dari APBN dan APBD Provinis Jawa Barat, saat ini sekolah juga telah menerima alokasi APBD Karawang dengan nomen klatur yaitu Peningkatan Manajemen dan Mutu Sekolah (PMMS).

Sehingga, Kabupaten Karawang selama dua tahun ini sudah bebas Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) sekolah negeri maupun sekolah swasta, ini merupakan komitmen pemerintah daerah terbesar di Jawa Barat.

Selain itu, Disdikpora telah mendesain program dan anggaran Peningkatan Akselerasi Manajemen Mutu Sekolah (PAMMS) yang meliputi penilaian kinerja guru, penilaian kepala sekolah, penguatan pengawas dan penilik, pelaksanaan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), optimalisasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) serta penelitian sertifikasi guru.

Kemudian, Diadikpora juga mengimplementasikan kurikulum 2006 dan 2013, mendorong komitmen pemerintah tentang pembiayaan pendidikan, pemenuhan sarana dan prasarana, pelaksanaan akreditasi sekolah, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online dan pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) termasuk pengembangan pembinaan generasi muda dan olahraga.

"Program dan kegiatan tersebut tentunya merupakan upaya untuk merealisaiskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Karawang, khususnya untuk mewujudkan masyarakat Karawang yang sehat, cerdas, terampil, berbudi pekerti luhur dan kompetitif yang diimbangi dengan akhlakul karimah," ungkapnya.

Lebih lanjut Agus menyampaikan, yang belum tuntas selama dia menjabat kepala Disdikpora yaitu penyempurnaan juklak juknis dan regulasi atau produk hukum yang menujang efektfitas program yang sudah direncanakan, yang memang ditargetkan akan disempurnakan tahun 2015 ini. Dengan begitu, akan ada sinkronisasi program dan tercapainya sinergitas antara pengawas, kepala sekolah,  guru-guru dan komite sekolah di Kabupaten Karawang.

Dia juga menyampaikan laporan keuangan, Disdikpora tahun 2015 memiliki anggaran total Rp 1.296.548.923.000, sampai dengan akhir bulan Maret 2015 ini telah terealisasi biaya langsung dan tidak langsung Rp 125.044.702 atau baru mencapai 10,36 persen, yaitu anggaran yang terserap untuk kepentingan gaji guru.

Diakuinya, salah satu prestasi pendidikan Kabupaten Karawang yaitu menjadi kabupaten percontohan tingkat nasional. Selain itu, bedasarkan kajian Balitbangdikbud, pemerintah daerah Karawang punya komitmen terbesar di Provinsi Jawa Barat dalam memberikan bantuan kepada lembaga pendidikan melalui PAMMS.

Kadisdikpora dalam sertijab itu menyampaikan salam hormat kepada guru yang tidak hadir di acara itu. Kata dia, meski sudah jadi staf ahli bupati, silaturahmi dan persahabatan tetap bisa dijalin sebagai mana mestinya. 

"Selamat kepada Dadan Sugardan sebagai Kadisdikpora, saya doakan selalu sukses, juga mendapat kelancaran dan perlindungan Allah SWT," kata Agus.

Agus Supriatman (kiri) dan Dadan Sugardan di acara lepas sambut Kepala Disdikpora Karawang.
Diketahui, masa kerja Agus Supriatman sudah mencapai 35 tahun, sekitar 18 tahun dia menjabat di Kanwil Depdiknas Jawa Barat, kemudian tahun 1998 memulai karirnya di Karawang sebagai Kasubag Penyusunan Rencana Program Depdiknas Karawang, sehingga di Karawang ini Agus telah menjabat selama 17 tahun dan berakhir sebagai Kadisdikpora sejak 2012 lalu hingga Maret 2015.

Agus merupakan lulusan Pasca Sarjana (S2) Jurusan Manajemen Pendidikan di Univeritas Pendidikan Indonesia Bandung 2002. Seharusnya, dia pension pada April 2014 lalu, tetapi diperpanjang setelah ada kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga masih punya kesempatan mengabdi sebagai pegawai negeri sekitar tiga tahun lagi.

Acara lepas sambut ini dihadiri ketua dewan pendidikan, PGRI, BMPS dan jajaran, pengurus MKKS SMP, SMA dan SMK, kepala sekolah, kepala UPTD PAUD-SD, penilik dan pengawas pendidikan, serta para pejebat eselon III dan IV dan pembantu pimpinan di lingkungan Disdikpora kabupaten  Karawang, juga hadir inspektorat dan BKD, termasuk pengurus Dharma Wanita Persatuan Disdikpora Karawang. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -