Hanya 20 Persen Lulusan SMK Kuliah dan Berwirausaha

KARAWANG, KarawangNews.com – Hasil survei tahun lalu, lulusan SMK Ristek yang kuliah dan berwirausaha sekitar 20 persen, sisanya bekerja di pabrik. Untuk itu, hasil Ujian Nasional (UN) sangat menentukan bagi mereka yang bekerja di pabrik untuk memenuhi standar karyawan yang diperlukan perusahaan.

Demikian dijelaskan Wakasek Kesiswaan SMK Ristek, Muhammad Amin didampingi Wakasek Manajemen Mutu, Drs. Jajang Haeroni MM, Sabtu (7/3/2015) siang. Ketiga hasil survei itu telah dipersiapkan sekolah, terutama agar pelajar bisa memiliki nilai tinggi, sehingga punya daya saing tinggi ketika melamar ke dunia industri tersebut.

Meski SMK Ristek punya perusahaan sendiri PT Ayra Digdaya Indonesia di Jln. Industri, Cikarang, Kabupaten Bekasi, tetapi perusahaan yang bergerak di bidang suku cadang sepeda motor berbagai merk ini tetap melakukan seleksi terhadap lulusan SMK Ristek, hanya yang terbaik yang bisa masuk ke perusahaan itu.

“Tetapi yang diprioritaskan lulusan Ristek dan sudah dipastikan bisa bekerja di perusahaan ini, meski nanti kita tetap melakukan seleksi,” kata Amin.

Sementara itu, Jajang Haeroni menjelaskan, hasil ujian yang sedang dilaksanakan selama dua bulan ini, Maret-April 2015 menjadi penentu bagi siswanya untuk bisa diterima di duni industri. Sebanyak 186 siswa kelas 12 telah melaksanakan pra UN kedua, 6-7 Maret 2015, disusul UN praktek kompetensi kejuruan tanggal 9-20 Maret 2015 dengan melibatkan unsur industri sebagai penguji ekaternal untuk menilai kemampuan komptensi perserta didik.

Kemudian, sambung Jajang, pihak industri yang bersangkutan mengeluarkan kompetensi siswa berupa sertifikat kompetensi. Setelah itu siswanya akan melaksanakan Ujian Sekolah 23-28 Maret 2015 dan UN tanggal 13-16 April 2015.

Kata dia, persiapan yang telah dilakukan sekolahnya, setiap hari Minggu jam 7.00-11.30 WIB, kelas 12 mendapat bimbingan belajar (bimbel) empat mata uji UN, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan teori kompetensi kejuruan.

Selain persiapan bimbel, calon lulusan Ristek ini akan melaksanakan istogosah seminggu sebelum UN dan sholat malam di sekolah, ini supaya siswa bisa tenang selama mengerjakan soal ujian. Meski secara umum mereka memang selalu diwajibkan sholat Duha di masjid sekolah, secara bergiliran tiap kelas.

Sejak 1 Maret 2015, SMK Ristek sudah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), rencananya sekolah kejuruan ini akan menerima siswa baru sebanyak 14 kelas atau 560 siswa, jumlah ini naik disbanding tahun sebanyak 480 siswa. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -