Guru Ngaji Miskin Ini Dapat Bantuan Rumah

KARAWANG, KarawangNews.com - Bamo (40) warga Kampung Panyingkiran, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya mendapatkan bantuan rumah dari Assosiasi Pengembang Perusahaan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) di perumahan Citra Kebun Mas (CKM) Blok X9.

Bantuan rumah secara Cuma-Cuma itu diberikan pada Minggu (29/3/2015) sore, disaksiskan langsung oleh Ketua Apersi Korwil IV dan Plt. Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana serta unsur pemerintah lain.

Pria yang keseharian kerja serabutan ini ialah seorang ustad di daerahnya, tetapi ekonominya memprihatinkan. Sehingga Bamo dan istrinya menjadi bahan lecehan, karena hidupnya miskin.

Dia yang tidur di rumah bilik milik saudaranya itu tetap tabah menghadapi cobaan hidup. Meski hinaan yang menyakitkan baginya selalu dirasakan, tetapi Bamo tetap bersabar.

Bamo yang juga sebagai guru ngaji, selalu berdoa setiap hari supaya ada dermawan yang dapat memberikan bantuan rumah untuk dia dan keluarganya sebagai tempat berteduh.

Alhasil, doa seorang guru ngaji tua itu dikabulkan, Apersi memberikan hadiah berupa rumah untuk guru ngaji tersebut. Isak tangis Bamo bersama sang istri pun pecah saat diperlihatkan rumah mewah, karena sebelumnya dia tidak menyangka akan mendapatkan bantuan rumah mewah itu.

Bamo yang bercucuran air mata itu sontak sujud syukur kepada Allah SWT, saat melihat rumah bercat cerah serta dinding kokoh dihadapannya itu ialah miliknya. Menurutnya, ia tidak pernah punya firasat akan mendapatkan sebuah kejutan besar, sebuah rumah impian.

“Saya tidak menyangka akan mendapatkan rumah bagus ini, Subhanallah,” ucapnya, dengan bercucuran air mata.

Bamo yang mengenakan kopiah putih dan sarung ini didampingi unsur pemerintah dan Apersi, mereka  melihat-lihat rumah baru tersebut. Kini, sang ustad itu dapat tinggal di Citra Kebun Mas sebagai tempat tinggalnya yang baru sekaligus untuk mengajar ngaji.

Gubuk reot tempat dia menumpang saat ini menjadi sejarah, setelah sebelumnya dia dan keluarganya selalu mendapat hinaan sebagai cobaan kehidupan, hingga akhirnya dia mendapatkan rumah layak.

Menanggapi ini, Kepala Desa Bengle, Lia Amalia mengatakan, ustad yang berjuang di bidang agama itu memang memprihatinkan hidupnya.

“Ya memang sangat memprihatinkan sekali, tetapi alhamdulliah sekarang bendapatkan bantuan,” terangnya.

Ketua Apersi Korwil IV, Abun Yamin Syam SE menyebutkan, pihaknya memiliki program rumah bantuan untuk masyarakat se-Indonesia, tetapi sebelum menentukan orang yang tepat mendapatkan bantuan itu, tim yang termasuk dari Apersi melakukan survei secara ketat terlebih dahulu.

“Apakah orang itu layak mendapatkan bantuan atau tidak, kami memiliki kategori sendiri. Pak ustad satu ini dari Desa Bengle sudah masuk kriteria mendapatkan bantuan rumah,” ujarnya.

Disebutkan Abun, kemungkinan kedepan akan ada pengusaha perumahan yang bergabung dengan Apersi, yang akan menghibahkan rumah untuk masyarakat kategori miskin.

“Untuk pak Ustad, selamat ya mendapatkan rumah hibah ini, semoga barokah dan bermanfaat,” kata Abun, kepada Bamo. (oca)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -