Eksekutif dan Legislatif Karawang Masih Bahas RTH

Pepohonan di Telukjambe Timur yang dipenuhi APK pada Pileg 2014 lalu.
KARAWANG, KarawangNews.com – Pemkab Karawang dan DPRD masih menggodok peraturan Ruang Terbuka Hijau (RTH) diantaranya memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami pohon, termasuk menjaga lingkungan.

Kepala Dinas Cipta Karya Karawang, Drs. Dedi Ahdiyat menjelaskan, Senin (26/3/2015) sore, peraturan daerah tentang RTH ini bertujuan supaya masyarakat Karawang sadar lingkungan, sehingga akan menjaga bersama dari kerusakan.

Selain itu, dalam peraturan RTH ini masih dibahas beberapa poin penting, diantaranya jalur terbuka hijau yang meliputi jalur tepian sungai, sepadan pantai, tepi dan tengah jalan, jalur pejalan kaki, rel kereta api, jalur di bawah jembatan layang dan di bawah jalur sutet bertegangan listrik tinggi.

Ruang terbuka hijau ini berupa taman dalam kota, juga mewajibkan setiap rumah yang memiliki luas lahan 240 meter persegi minimal ditanami tiga pohon.

“Jika rumahnya sempit, minimal ada tanaman dalam pot yang digantung,” kata Dedi.

Diakuinya, RTH ini masih dalam proses pembahasan dan secepatnya akan menjadi peraturan daerah, sehingga masyarakat dan Pemkab Karawang berperan langsung melakukan penghijauan dan menjaga lingkungan.

Sementara itu, anggota DPRD Karawang Karawang Asep Saefudin Zuhri mengatakan, selain masyarakat dilarang menebang pohon sembarangan, harus  ada peraturan agar pohon bebas paku dari Alat Peraga Kampanye (APK).

“Harusnya kita mengacu seperti daerah Surabaya, semua pepohonannya bersih dari APK,” ujarnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -