Dede Yusuf: Pilih Pemimpin yang Cinta Pramuka

KARAWANG, KarawangNews.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Dede Yusuf angkat bicara perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Karawang, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2009-2014 ini menyebut-nyebut pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Karawang yang akan mencalonkan bupati, yaitu dr. Cellica Nurrachadiana dan Nace Permana, kelak jika mereka terpilih jadi pemimpin Karawang harus cinta pada Pramuka.

Hal itu diungkapkan Dede Yusuf pada kunjungannya ke Kwarcab Karawang, Jumat (6/3/2015) siang, pada kesempatan ini Dede Yusuf secara simbolis memberikan bantuan Kwarda Jawa Barat untuk scout rescue berupa becak motor (cator). Kendaraan tersebut akan difungsikan untuk penanganan bencana alam seperti banjir di Karawang.

Mengenai Pilkada Karawang, Dede Yusuf menekankan agar semua pengurus Pramuka memilih bupati yang cinta kepada Pramuka. Dia juga menyebut-nyebut Nace Permana yang mejabat Andalan Bidang Penegak Putra Kwarcab Karawang, agar peduli kepada Pramuka jika dia jadi bupati.

Tak hanya itu, Dede juga menegaskan supaya pemimpin Pramuka benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan Pramuka, tidak menjadi pijakan politik dan mengabaikan kepentingan Pramuka. Dia mencontohkan beberapa kabupaten lain di Jawa Barat yang berjuang untuk kemajuan Pramuka, juga ada kabupaten yang malah kondisinya terpuruk.

Kondisi seperti ini perlu dibenahi, sehingga Pramuka hidup tak melulu harus mengajukan proposal ke pemerintah daerah, tetapi pemerintah daerah yang seharusnya memperhatikan Pramuka sebagai lembaga pendidikan ini.

“Kita tidak perlu alergi terhadap politik, sebab kebijakan politik akan membantu pramuka. Untuk itu, carilah calon pemimpin yang cinta kepada pramuka. Saya juga sangat berharap Nace Permana kelak jika jadi politisi tetap cinta kepada Pramuka,” kata Dede.

Menanggapi hal ini, Nace Permana yang juga Ketua LSM Lodaya Karawang mengakui, memang selama ini beberapa pengurus di Pramuka menjadikan lembaga pendidikan ini hanya pijakan politik, tetapi dia meyakinkan dirinya adalah anggota Pramuka tulen, sebab sejak sekolah dasar hingga saat ini selalu aktif di Pramuka. Pencalonan dia jadi Bupati Karawang ini tak ada kaitannya dengan jabatan strukturalnya di Kwarcab Karawang.

“Saya mencalonkan jadi bupati karena merasa terpanggil dan ingin membenahi daerah sendiri, saya putra daerah miris melihat kondisi Karawang saat ini dan ingin memperbaikinya. Saya bukan orang hebat, tetapi saya akan membawa Karawang menjadi hebat,” kata dia.

Diakuinya, dia sangat setuju jika pemimpin daerah wajib membantu Pramuka, sebab memang selama ini kontribusi pemimpin daerah kepada Pramuka sangat minim, sehingga sangat diperlukan pemimpin yang peduli dan berkeinginan memajukan Pramuka.

“Selama ini, saya di Pramuka sukarela dan tidak ada imbalan apapun, keanggotannya saya di Pramuka pun tidak ada kaitannya dengan politik,” jelasnya.

Diketahui, di sela acara itu Dede Yusuf berusaha menghubungi Cellica Nurrachadiana melalui ponselnya, tetapi Plt Bupati ini mengangkat panggilan tersebut. Di struktrur Pramuka, Cellica menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kwarcab Karawang dan sebagai Ketua Kwarcab yaitu Hj. Nurlatifah yang saat ini masih menjalani persidangan kasus dugaan suap SPPR (Surat Permohonan Pemanfaatan Ruang). (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -