Aparat Negara Harus Netral di Pilkada

KARAWANG, KarawangNews.com - Jelang digelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di beberapa daerah termasuk di Karawang, tarik menarik Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jajaran birokrasi pemerintahan dalam ranah politik sangat kuat. Seringkali ASN cenderung melakukan keberpihakan dan tidak netral untuk mensukseskan salah satu calon atau kandidat tertentu.

Hal semacam ini, tentunya harus disikapi agar tidak terjadi keberpihakan yang menguntungkan salah satu calon. Hal itu dikatakan oleh Anggota DPR RI, Dadang S Muchtar dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Balai Diklat Karawang, Jumat (7/3/2015).

“Dalam Pilkada, ASN harus netral. Netralitas itu sebagai bentuk pengamalan Nilai-nilai Pancasila, karena tidak melakukan diskriminasi dan keberpihakan terhadap salah satu calon. Ini harus saya sosialisasikan,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam sosilaisasi yang diikuti dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Karawang, diagendakan akan ditindaklanjuti bagi OPD lainnya. Sehingga, kata dia, nantinya ASN di lingkungan Pemda Karawang benar-benar mengerti, memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai yang dikandung dalam Pancasila.

“Alhamdulillah, kalangan ASN di dua OPD ini sangat antusis. Berbagai lontaran pendapat, masukan dan pertanyaan muncul untuk didiskusikan,” terang mantan Bupati Karawang ini.

Ditambahkan pula olehnya, ASN sebagai abdi masyarakat dalam memberikan pelayanan masyarakat pun tidak berlaku diskriminatif. Pasalnya, semua warga masyarakat harus diberlakukan yang sama tanpa pilih kasih.

“Nilai-nilai Pancasila yang tidak membeda-bedakan asal usul Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARAS) warga negara harus diimplementasikan oleh ASN sebagai pelayan masyarakat. Sosialisasi ini, diharapkan tidak terjadi pengkotak-kotakan pelayanan,” terangnya.

Dijelaskan Dadang, dalam perjalanan bangsa akhir-akhir ini, rasa kebangsaan dan persaudaraan warga Negara mulai luntur. Sehingga, kata dia, perlu untuk lebih ditingkatkan lagi disosialisasikan empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dulu waktu sekolah pelajaran Pancasila menjadi pengetahuan wajib dan juga ada program penggalakan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) kerap dilalukan, sehingga rasa kebangsan tinggi, tetapi  sekarang ini, sikap toleransi dan kemanusiaan cenderung melemah, sehingga diperlukan sosialisasi bagi masyarakat,” terang mantan Bupati Karawang ini.

Dalam pemaparan sosialisasi kali ini, Dadang yang juga Ketua DPD Partai Golkar Karawang didampingi oleh Staf Ahli Bupati Karawang, Banuara. Keduanya, bergantian memberikan eksplorasi terhadap pentingnya kecintaan terhadap bangsa dan negara. Meskipun warga Negara Indonesia sangat majemuk, tetapi mempertahankan NKRI menjadi kewajiban dan harga mati. (mus)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -