150 Pesilat Karawang Berebut Juara Popkab

KARAWANG, KarawangNews.com - Sedikitnya 150 atlet pelajar cabang olahraga (cabor) Pencak Silat adu nyali dalam pertandingan Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten Karawang (Popkab), Senin (30/3/2015) di Gedung Olahraga (GOR) Panatayudha.

Pertandingan yang dibuka langsung oleh Ketua Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Karawang, Suryana,SH itu berhasil menyedot ratusan penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut. Karenanya pertandingan silat antar pelajar ini menentukan atlet untuk mewakili Karawang dalam kejuaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Jawa Barat.

Dijelaskan Suryana, pertandingan antara pelajar SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat ini merupakan menyaringan atlet bibit unggul, untuk memilih juara O2SN tingkat provinsi Jawa Barat pada Mei 2015.

“Yang berhasil juara pertandingan ini berhak mewakili Karawang O2SN di tingkat Jawa Barat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta. Kami berharap atlet ini bisa maksimal melakukan pertandingan,” ujarnya.

Kata Suryana, kategori kelas yang dipertandingkan putra dan putri semua kelas tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat, kemudian ditambahkan dengan seni tunggal.

“Pertandingan ini cukup ketat, masing-masing sekolah memiliki atlet yang berkualitas, tetapi dari ratusan atlet itu IPSI hanya mengambil yang juara saja untuk perwakilan Karawang tanding di tingkat provinsi,” ujarnya.

Selama pertandingan tiga hari ini, Suryana menyatakan, penyaringan atlet yang berkualitas ini akan ditempatkan di Pusat Pelatihan Daerah (PPLD). Pihaknya memiliki program atlet yang berprestasi akan masuk PPLD yang dipatenkan menjadi atlet silat Karawang.

“Dalam PPLD ini ada asrama bagi atletnya, sehingga terkoordinir dengan baik. Apabila ada kejuaraan yang membawa nama Karawang, atlet silat ini sudah siap tanding untuk menjadi juara,” paparnya.

Diingatkan Suryana, generasi muda jangan malu mengembangkan tradisi budaya warisan nenek moyang melalui seni bela diri silat yang merupakan asli warisan leluhur Indonesia.

“Mulai sekarang, tanamkan kecintaan budaya lokal, bela diri silat ini berbeda dengan yang lain, silat merupakan warisan dari nenek moyang, kita harus bangga dan tidak usah malu,” kata Suryana.

Bagi yang berprestasi di pencak silat ini, lanjutnya, akan diberikan beasiswa untuk meneruskan ke perguruan tinggi.

Di juga berpesan, agar sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Karawang mengembangkan ektrakulikuler silat, bila perlu menjadi suatu mata pelajaran muatan lokal wajib. Hal itu untuk menjaga kebudayaan tradisional.

“Di sini sudah ada beberapa sekolah yang punya ekskul silat. Bagi yang belum membuka, kami sarankan dapat membuka eskul itu. IPSI siap membantu dan memfasilitasinya,” kata dia. (oca)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -