Unsika Menjunjung Netralitas Pilkades

KARAWANG, KarawangNews.com - Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) siap memfasilitasi musyawarah tuntutan masyarakat, terkait gagalnya para bakal calon kades yang tidak lulus uji lisan dan tulis pada seleksi calon kepala desa se-Kabupaten Karawang beberapa hari lalu. Ini diungkapkan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Unsika, Ade Momon, St, MT. Senin (16/2/2015).

"Kepala desa juga bagian dari kita, jika ada sesuatu maka harus dimusyawarahkan dan kita sangat menjunjung nertalitas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)," ucapnya.

Pernyataan Ade Momon ini setelah terjadi aksi demo warga di Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari dan beberapa desa lainnya, Minggu (15/2/2015) kemarin. Warga menilai hasil ujian itu merugikan bakal calon kepala desa yang mereka jagokan. Mereka meminta, Unsika sebagai lembaga akademisi penyelenggara ujian balon kades tidak ditumpangi kepentingan politik dan harus bersikap independen.

“Saya tidak ingin ini masuk ke ranah hukum, saya ingin ini diselesaikan melalui musyawarah,” jelas Ade.

Diketahui, Pengumuman bakal calon kepala desa, Kamis (12/2/2015) kemarin memutuskan sebanyak 24 bakal calon tidak lulus ujian dan dianggap tidak memenuhi persyaratan, sehingga tidak bisa mengikuti tahapan ke Pilkades. Dari 24 bakal calon kades yang gugur, 3 diantaranya tidak mengikuti tes tulis, sisanya 21 bakal calon tidak lolos dalam tes lisan.

Pelaksanaan Pilkades akan digelar secara serentak di 177 desa tanggal 22 Februari 2015. Dalam Undang-undang Desa No. 6 Tahun 2014 disebutkan, jika terjadi perselisihan hasil pemilihan kepala desa, maka bupati wajib menyelesaikan perselisihan tersebut.

Dari  177 desa yang melaksanakan Pilkades, Polres Karawang sudah menginventarisir sebanyak 32 desa rawan konflik. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -