PN Gelar Pemeriksaan Setempat Tanah Kiarajaya

KARAWANG, KarawangNews.com - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Karawang melakukan pemeriksaan setempat terkait gugatan masyarakat pemilik lahan No. 37/pdt.Plw/2014/PN.Kwg seluas 30 bidang di Kampung Kiarajaya, Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Rabu (25/2/15) siang.

Tanpa ragu, masyarakat menunjukaan batas tanahnya yang di klaim PT SAMP/APLN tersebut.
Persidangan setempat ini diketuai Hakim Arif SH MH dari PN Karawang, sedangkan puluhan masyarakat didampingi kuasa hukum Yosef Badeda SH MH. Satu per satu Yosef menunjukan bidang atau ciri batas tanah meski sudah rata dibuldozer PT SAMP.

Walaupun tanah sudah diratakan oleh PT SAMP, ternyata masyarakat bisa memberikan letak tanahanya dan secara fakta yuridis dan fakta lapangan masyarakat bisa membuktikan letak tanahnya yang sudah menjadi wajib pajak selama puluhan tahun.

"Kita pecaya kepada hakim yang akan memberikan kadilan sesuai fakta-fakta formil maupun lapangan dalam gugatan perlawanan eksekusi yang dilakukan 29 warga pemilik tanah," kata Yosef, kepada wartawan.

Diketahui, gugatan perlawanan ini hampir 8 bulan berjalan. Meski masyarakat yang tidak ikut berperkara PK 160, tetapi tanahnya ikut teresekusi.
Dengan begitu, tujuan pemeriksaan setempat ini  untuk memastikan kebenaran kepemilikan tanah warga yang di klaim PT SAMP.

Selain itu,  pemeriksaan setempat juga wajib dilakukan pada setiap kasus perdata pertanahan, berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (Sema) Nomor 7 Tahun 2001 tetang pemeriksaan setempat atau disingkat PS. 

Sementara itu, Biro Investigasi dan Pendidikan Serikat Petani Karawang (Sepetak) Odang Rodiana menyatakan, pihaknya telah melihat pemeriksaan setempat yang dilakukan oleh PN Karawang ini dinilai cukup jelas.

"Kami melihat dari persidangan lapangan yang dilakukan hari ini sudah cukup jelas dan sangat terang benderang,"ucapnya.

Bagaimana tidak, sambung Odang, warga pemilik lahan di Kampung Kiarajaya, Desa Margamulya tidak membutuhkan waktu lama untuk mengingat kembali mana saja lahan mereka, ketika hakim PN Karawang meminta mereka menunjukan batas-batas tanah tersebut.

Meski saat ini kondisi di lapangan sudah sangat berbeda dibanding sebelumnya, warga masih bisa menunjukan tanah mereka, meski kini kondisi rumah dan pekarangan rumah mereka sudah rata dengan tanah.

"Kita lihat saja nanti putusan hakim seperti apa, apakah hakim berpegang teguh pada bukti-bukti di lapangan ini," kata Odang.

Pemeriksaan setempat ini terkait pemberitaan di media masa, PT SAMP menantang Sepetak untuk membuktikan kepemilikan atas tanah sengketa itu.
"Sepetak sudah membeberkan bukti-bukti asli kepemilikan tanah warga ini, lalu apa yang dimilki PT SAMP?," tandas Odang.

Sepetak keminta PT SAMP membuktikan kepemilihan lahan tersebut dan diumumkan kepada publik, agar jelas kepemilikan tanah yang terus disengketakan itu. (men)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -