Pemerintah Tidak Konsen Soal Pendidikan

KARAWANG, KarawangNews.com - Pemerintah dianggap tidak konsen soal pendidikan, seperti saat ini yang hangat diperdebatkan mengenai kurikulum, antara pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum Tahun 2013 yang membuat sekolah sempat kebingungan.

Demikian dijelaskan Kepala SMK Perbankan Indonesia, Bambang Pranowo, Jumat (30/1/2015), seolah-olah sekolah hanya menjalankan kurikulum saja, padahal kurikulum hanya instrumen dari pendidikan untuk menghasilkan anak didik yang siap menghadapi perubahan dari sisi konginifnya, efektif dan psikomotorik.

"Kalau pembuat kebijakan berpikiran cermat, tidak perlu ada isu-isu kurikulum yang tidak jelas seperti ini, karena kenyataannya sekarang, apapun kurikulumnya dari dulu sapai sekarang belum terbukti pendidikan itu bisa menjawab tantangan jaman," ujarnya.

Sehingga ketika merumuskan kebijakan ini, institusi pendidikan dan pemerintah harus bisa mengerti dan mengantisipasi situasi, sebab arah yang mau dituju sering todak jelas. Mesti ada reorientasi pendidikan, apa yang sebenarnya ingin dicapai oleh pendidikan.

"Saat ini diasumsikan nilai tinggi di sekolah itu sebagai jaminan," kata Bambang.

Dijelaskannya, pendidikan yang sekarang baru memproduksi out put dengan mengeluarkan anak sebanyak-banyaknya, belum menghasilkan out come, sehingga ada kesan lembaga pendidikan dan penerintah tidak perduli apakah siswa itu punya wawasan bersaing atau tidak.

"Ketika dunia pendidikan tidak mau melihat kondisi riil tuntutan perubahan saat ini, maka hasilnya jauh dari harapan, pengangguran tetap banyak, kesempatan kerja semakin terbatas," ungkapnya.

Pemerintah Tidak Fokus

Kurikulum Tahun 2006 dianggap tidak mencerminkan tuntutan yang ada sekarang, kemudian Kurikulum Tahun 2013 juga dianggap perlu disempurnakan. Diakui Bambang, apa bedanya dua kurikulum itu, karena kedua kurikulum itu sama-sama tidak jelas. Padahal pemerintah sudah menginvestasikan anggaran dengan biaya besar untuk Kurikulum Tahun 2013.

"Sehingga pemberlakuan Kurikulum Tahun 2013 mundur lagi, padahal kehidupan kan tidak perlu berhenti, tetapi terus jalan," kata dia. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -