Tenda Pedagang di Karangpawitan Tak Boleh Permanen

KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Ketua I DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina Suroto mendatangi para pedagang kaki lima di Lapang Karangpawitan, Karawang Barat, Rabu (7/1/2015) pukul 20.00 WIB untuk melihat tenda hijau yang dipasang pedagang di luar area lapangan tersebut. Sebab, berdirinya tenda itu belum ada ijin resmi dari Dinas Cipta Karya Karawang.

Hasil tinjauan itu diketahui, tenda berwarna hijau para pedagang ini berdiri berdasarkan kesepakatan paguyuban pedagang, Karang Taruna dan lurah setempat. Sebelum mendirikan tenda ini, para pedagang ini sudah beberapa kali meminta ijin mendirikan tenda non permanen di sekitar Lapang Karangpawitan, tetapi belum ada respon baik dari Cipta Karya.

Kedatangan Sri Rahayu ini pun untuk meminta penjelasan mengenai berdirinya 10 tenda yang berdiri di luar area lapangan Karangpawitan. Sri meminta kepada para pedagang agar melucuti tenda ini jika tidak dipakai dan boleh memasangnya lagi ketika mereka berjualan.

"Saya sudah kumpul bareng dengan para pedagang, karang taruna dan Lurah Karangpawitan dan para pedagang ini menyatakan bertanggungjawab menjaga kebersihan tanpa mengandalkan petugas kebersihan Dinas Cipta Karya," kata Sri, di ruang kerjanya Kamis (8/1/2015) siang.

Pada kunjungan ini, Sri disambut Ketua Paguyuban Pedagang Karangpawitan Sehat, H. Boim, Lurah Karangpawitan, Oman dan karang taruna setempat. Diketahui, untuk menggunakan tenda itu, pedagang hanya diminta uang muka sewa Rp 500 ribu, kemudian tiap bulannya nyicil Rp 300 ribu selama 10 bulan kedepan. Sehingga, uang sewa per tahun hanya Rp 3,5 juta.

"Saya minta tenda pedagang yang di Lapang Karangpawitan ini agar tidak permanen, tapi bisa bongkar pasang," tandasnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -