Muhrodi: SNI Tidak Untuk Semua IKM

KARAWANG, KarawangNews.com - Kabid Industri Disperindagtamben Kabupaten Karawang, Drs. Muhrodi Suruzi tidak sependapat jika Industri Kecil dan Menengah (IKM) boneka diwajibkan bersertifikasi SNI. Menurutnya, sertifikasi SNI cukup bagi perusahaan yang menyediakan bahan baku boneka, bukan boneka yang sudah jadi.

"Ini yang saya katakan kemarin saat rapat di Bandung, saya pikir bagi usaha kecil tak perlu sertifikasi SNI, cukup pabrik penyedia bahan bakunya saja, kecuali bagi usaha pembuatan helm, itu memang harus SNI. Jadi, SNI tidak untuk semua IKM," jelasnya, Senin (19/1/2015).

Selain boneka, pakaian anak-anak pun tak perlu sertifikasi SNI, sebab semua bahan pakaian itu tentunya diperoleh dari pabrik yang sudah bersertifikat SNI untuk pembuatan kain bahan pakaian anak tersebut.

Kata dia, meski saat ini Kementerian Perindustrian sudah menggulirkan sertifikasi SNI gratis bagi IKM, tetapi sertifikasi untuk IKM yang menggunakan bahan baku dari pabrik harusnya tak perlu lagi disertifikasi SNI. Selain tidak memboroskan anggaran, sertifikasi IKM seperti boneka dan pakaian cukup mengacu pada pabrik penyedia bahan baku yang sudah memiliki sertifikasi SNI.

"Pabrik bahannya yang harus bersertifikat SNI, produk bonekanya tidak perlu. Jika IKM harus SNI, baiknya dalam satu koperasi punya sertifikasi SNI yang menaungi beberapa IKM," jelasnya.

Diketahui, mulai tahun 2015 ini Kementerian Perindustrian mewajibkan bagi IKM boneka agar bersertifikasi SNI, karena menyangkut keselamatan dan kesehatan anak-anak. Mengenai kendala biaya, Kementerian Perindustrian sudah mengalokasikan anggaran untuk IKM dalam mengurus sertifikasi SNI. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -