Marwan Jafar: Alih Fungsi Lahan ke Perumahan dan Industri Mematikan Petani

KARAWANG, KarawangNews.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, H. Marwan Jafar SE menyatakan, Kabupaten Karawang harus tetap menjaga daerahnya sebagai lumbung padi nasional. Untuk itu dia meminta Pemkab Karawang agar jangan melakukan alih fungsi lahan besar-besaran bagi perumahan dan industri.

Hal itu diungkapkan menteri saat kunjungan ke Kantor Desa Duren, Kecamatan Klari, Rabu (21/1/2015) siang. Kata dia, alih fungsi lahan ke perumahan dan industri akan mematikan petani, sebab hasil padi di Karawang ini masih bagian dari upaya ketahanan pangan nasional. Diakuinya, Indonesia jangan impor beras jika masih memiliki lumbung padi seperti di Karawang ini.

"Saya minta kepada bupati agar tidak memberi ijin alih fungsi lahan ini, jangan sampai tata ruang untuk pertanian digunakan untuk lahan perumahan dan industri," jelasnya.

Kunjungan menteri ke Desa Duren ini untuk menemui para kepala desa se-kabupaten. Sebelumnya, menteri mengunjungi para pedagang di Pasar Kosambi dan dialog langsung seputar harga dan ketersediaan sembako. Menteri juga mengingatkan agar para pedagang pro aktif mengajukan bantuan modal usaha kepada pemerintah.

Dalam kunjungan ini, menteri masih didampingi Plt. Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dan Ketua DPC PKB Karawang H. Ahmad Jimmy Zamakhsyari, setelah sebelumnya mereka mengunjungi warga di Kampung Babakan Ngantai, Desa Gintungkerta di Kecamatan Klari. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -