Korban Sengketa Tanah Mengadu ke Menteri di DPR RI

KARAWANG, KarawangNews.com - Puluhan warga korban sengketa tanah Desa Wanasari, Margamulya dan Wanakerta di Kecamatan Telukjambe Barat dengan PT SAMP, Kamis (22/1/2015) siang mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta.  Mereka mengikuti jalannya rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR RI dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang terkait sengketa lahan di Karawang.

Anggota Komisi II DPR RI dari daerah pemilihan Karawang, Dadang S. Muchtar memberikan berkas sengketa lahan dan juga memuntarkan video rekaman kekejaman aparat brimob saat terjadi eksekusi yang terjadi antara warga tiga desa di Kecamatan Telukjambe Karawang dengan PT SAMP. Berkas tersebut diserahkan kepada Menter Agraria dan Tata Ruang, Feri Mursidan Baldan.

“Setiap bulannya warga di tiga desa ini membayar pajak atas tanah tersebut dan telah memiliki bukti kepemilikan tanah yaitu sertifikat tanah dari BPN. Namun, permasalahan muncul ketika ada sebuah perusahaan mengklaim sebagai pemilik tanah tersebut dan melakukan gugatan di Pengadilan Negeri hingga akhirnya terjadi eksekusi, sehingga warga dipaksa meninggalkan tanah yang sudah ditempati puluhan tahun,” jelas mantan Bupati Karawang itu.

Dadang S. Muchtar juga mengatakan, dalam sengketa lahan tersebut diduga telah terjadi permainan kotor dari oknum pejabat dan pengusaha yang akhirnya menyengsarakan rakyat kecil. Buktinya, kata dia, ribuan aparat Brimob digunakan untuk melakukan eksekusi paksa terhadap warga.

“Hingga kini, aparat brimob masih berjaga-jaga di atas tanah yang bersengketa itu. Sejatinya, daerah tersebut bukan merupakan daerah konflik yang mengharuskan penjagaan petugas kepolisian. Kami meminta Menteri Agararia dan Tata Ruang untuk menyelesaikan sengketa tanah di Karawang,” pintanya.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Feri Mursidan Baldan mengatakan, pihaknya menerima  informasi dan masukan yang telah disampaikan anggota DRP RI. Pihaknya berjanji akan mengusut tuntas persoalan tersebut Dan menyelesaikannya.

“Saya akan memanfaatkan informasi tersebut untuk memperbaiki dan menyelesaikan permasalahan agraria di Indonesia,” tuturnya. (hil)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -