Di Yantap Pilkades Ada Pungli?

Banner IDwebhost
Warga Menulis
Oleh: Andri Kurniawan

Jumat (16/1/2015)

Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk 177 Desa di Kabupaten Karawang pada Tahun 2015 sekarang ini sudah menggunakan landasan Undang Undang No.6 Tahun 2014. Dimana segala kebutuhan biaya pelaksanaan tahapan Pilkades sudah dibiayai sepenuhnya oleh APBD Pemkab Karawang.

Saya sependapat dengan statement Sekretaris FK BPD Karawang yang mengatakan, jika dalam tahapan Pilkades ada dana partisipasi atau pungutan sekecil apa pun itu merupakan pungutan liar (pungli).

Sebagimana pernah diberitakan oleh beberapa media lokal Karawang, dalam proses tahapan Pelayanan Satu Atap (Yantap) yang dilaksanakan selama dua hari sebelumnya pada 13-14 Januari 2015, diberitakan terjadinya pungutan sebesar Rp 100 rupiah dalam pelayanan kesehatan, karena ada alat kesehatan yang harus dibeli, yakni alat test narkoba.

Yang tidak habis pikir bagi saya, kenapa BPMPD Karawang tidak menganggarkan untuk belanja alat test tersebut, seharusnya jika memang kerja BPMPD sebagai leading sektor dalam Pilkades ini terprogram, tidak mungkin dalam Yantap ini tidak dianggarkan?

Ini seperti tidak terprogram dengan baik, sehingga  UPTD PKK Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang menjadi bulan bulanan opini, padahal anggaran yang diploting untuk pelaksanaan tahapan Pilkades sangat fantastis angkanya. Dalam hal ini saya meminta agar Komisi A DPRD Karawang jangan tinggal diam. (*)
iklan
BERIKAN KOMENTAR ()